Rombongan DPRD Kota Cilegon Alami Kecelakaan Beruntun

CILEGON, (KB).- Rombongan Panitia Khusus (Pansus) Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon mengalami kecelakaan beruntun di Tol Tangerang–Merak, tepatnya di kilometer 44, Balaraja, Sabtu (20/10/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurut keterangan, kecelakaan beruntun tersebut terjadi ketika rombongan yang menggunakan kendaraan dinas DPRD Kota Cilegon jenis Toyota Hiace warna silver nopol  A 7022 U, dalam perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Kota Cilegon. Mereka hendak pulang setelah melakukan kunjungan kerja keluar daerah.

Kecelakaan beruntun ini melibatkan empat kendaraan. Selain mobil dinas DPRD Kota Cilegon, juga Toyota Rush warna putih nopol A 1663 ZW, Honda HR-V warna putih nopol B 2166 PFA, dan Mazda 2 warna merah nopol B 13 44 CFR. “Urutan pertama itu Toyota Rush, lalu Honda HR-V. Ketiga Mazda merah, kalau kami paling belakang,” kata Uyyun kepada Kabar Banten, Ahad (21/10/2018).

Rombongan DPRD yang mengalami kecelakaan adalah Nurrotul Uyyun, Noni Purba, Qoidatul Sitta, Meri Octa Mega Anjarsari, Hasbudin, Isro Mi’raj. Sebagian besar dari mereka menderita luka-luka di bagian kepala dan kaki, hanya Nurrotul Uyyun yang tidak terluka.

Saat kejadian berlangsung, hanya Uyyun, dan Wahid, sopir kendaraan dinas yang tidak tidur. Kecelakaan terjadi lantaran sopir Toyota Rush berhenti mendadak dalam kecepatan tinggi. “Sepertinya waktu itu kecepatan mobil lebih dari 100 km/jam. Kecelakaan beruntun terjadi karena mobil paling depan ngerem mendadak,” ujar Uyyun.

Uyyun menuturkan, kecelakaan terjadi ketika empat mobil berada di jalur kanan pada kecepatan tinggi. Saat melintas di Kilometer 44, seekor kambing berlari menyeberang jalan tol. Sopir Toyota Rush yang berada di urutan pertama terkejut, ia injak rem untuk menghindari tabrakan dengan kambing.

Namun keputusan itu membuat Honda HR-V menabrak bagian belakang Toyota Rush. “Setelah Honda HR-V menabrak Toyota Rush, mobil ketiga yaitu Mazda 2 sempat banting setir ke kiri, tapi tetap menabrak bagian belakang Honda HR-V. Lalu mobil kami menabrak mobil Mazda 2 dan Honda HR-V,” ujarnya.

Pada kejadian itu mobil Mazda 2 terpental ke kiri jalan. Sementara tiga kendaraan lain berhenti di lajur kanan tol. “Paling parah mobil Mazda 2, selain rusak bagian depan dan belakang, mobil itu juga terpental hingga masuk jurang tepi jalan tol. Kalau di kami, Bu Noni yang lukanya paling parah. Pelipis kiri berdarah, juga lebam di jidat karena terbentur kursi,” tuturnya.

Tidak lama kemudian, empat mobil beserta para penumpang dibawa ke Tol Ciujung. Lalu para anggota Dewan diantar pulang menggunakan kendaraan dinas Sekretaris DPRD Kota Cilegon Didi Sukriadi. “Pak Didi termasuk rombongan kami, tapi setelah turun dari pesawat Pak Didi pakai kendaraan dinas sendiri. Saat kejadian, Pak Didi berada di belakang kami, tidak ikut mengalami kecelakaan,” ujarnya.

Sementara itu, anggota pansus lainnya, Isro Mi’raj mengaku menderita luka di bagian kaki. Saat kejadian, ia tengah tertidur karena lelah. “Hanya luka sedikit saja. Kendaraan ringsek di bagian depan,” kata politisi Partai Golkar itu. Begitu pula Hasbudin, katanya saat itu rombongan DPRD Kota Cilegon baru pulang dari Kota Solo dalam rangka kunker Pansus Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). “Kami baru saja turun dari pesawat, lalu dijemput kendaraan dinas.

Sementara itu, petugas Sentra Informasi Jalan Tol PT Astra Infra Toll Road, Edo, mengungkapkan jika tidak ada korban jiwa pada kecelakaan tersebut. Beberapa menit setelah kejadian, petugas Patrol PT Astra Infra Toll Road bersama Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Banten tiba di lokasi dan mengurai arus yang sempat merayap. “Petugas lalu mengevakuasi kendaraan ke Tol Ciujung,” katanya.

Ia mengimbau, kepada para pengguna jalan tol untuk tetap berhati-hati saat berkendara. Jika lelah, lebih baik untuk beristirahat di rest area. “Pastikan juga saat berkendara mobil dalam kondisi prima,” ucap Edo. (AH)*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here