Romahurmuziy Kena OTT KPK, Ketua DPW PPP Banten: Jangan Pedulikan Cemooh dan Caci Maki

Agus Setiawan, Ketua DPW PPP Banten.*

SERANG, (KB).- Ketua DPW PPP Banten Agus Setiawan angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menimpa Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Menurut Agus, insiden ini merupakan musibah yang sedang menerpa partai berlambang ka’bah tersebut.

Agus yang juga Ketua Forum DPW PPP se Indonesia, meminta para ketua partai di seluruh daerah agar tetap fokus dalam mempersiapkan pemenangan PPP pada Pemilu 2019. Kata Agus, setiap perjuangan pasti akan menemui rintangan dalam kondisi apapun.

“Ikhtiar pasti menemui halang rintang, kuatkan konsituen, besarkan hati mereka. Jangan pedulikan cemooh dan caci maki,” kata Agus saat memberikan pernyataan seperti dikutip Kabar Banten di akun instagram pribadinya, Jumat (15/3/2019).

Menurut dia, para ketua PPP di setiap daerah harus tetap meneladani sikap Rasulullah SAW. Setiap musibah yang didapat, harus dihadapi meskipun itu kata Agus, berupa cacian dan makian bagi partai kebesarannya.

“Ini bukan kiamat kubro, hadapi kiamat itu dengan sabar, tawakal dan tetap bekerja untuk tujuan umat. Jangan kecil hati, sungguh Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Penyanyang. Terus semangat dan tetap semangat,” ujarnya.

Diketahui, KPK mengamankan Ketua Umum Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur. Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan sejumlah uang pecahan rupiah.

“Ada uang yang kami amankan juga, karena itu ada diduga adalah bagian dari transaksi yang diindikasikan melibatkan penyelenggara negara tersebut,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jakarta.

Selain Romy, KPK turut mengamankan 4 orang lainnya dalam OTT itu. Sekitar 2-3 orang di antaranya diketahui merupakan pejabat Kemenag dan satu orang dari swasta.

Namun, KPK belum memutuskan apakah uang itu merupakan suap atau gratifikasi atau bentuk korupsi lainnya. Untuk menentukan status OTT, KPK rencananya baru akan menggelar konferensi pers pada Sabtu (16/3/2019). (Rifat Alhamidi)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here