Senin, 22 Oktober 2018

RKPD Provinsi Banten 2019, Kemiskinan Ditarget Turun 5,0 Persen

SERANG, (KB).- Pemprov Banten menargetkan pencapaian indikator makro pembangunan yang lebih baik dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2019. Salah satunya, penurunan penduduk miskin hingga mencapai 5,0 persen. Hal itu dikatakan Sekda Banten, Ranta Soeharta saat membuka acara pra musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) RKPD Provinsi Banten tahun 2019 di Anyer, Kabupaten Serang, Selasa (20/3/2018).

Dalam rangka mendorong keberhasilan pelaksanaan pembangunan lebih terukur, Pemprov Banten pada rancangan RKPD tahun 2019 menargetkan pencapaian indikator makro pembangunan yang lebih baik. Misalnya Indek Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 72,20 persen, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) sebesar 6,2 persen, penurunan penduduk miskin hingga mencapai 5,0 persen dan penurunan angka pengangguran terbuka hingga mencapai 8,20 persen,” kata Ranta.

Ranta mengatakan, rancangan tema RKPD Provinsi Banten tahun 2019 akan menjadi acuan perumusan tema dan prioritas pembangunan rancangan RKPD Kabupaten/Kota tahun 2019.”Ini diharapkan akan terwujud keselarasan antara tema pembangunan nasional dan daerah,” ujar Ranta Soeharta.

Lima isu strategis

Berdasarkaan perkembangan daerah serta pokok-pokok pikiran DPRD dan aspirasi dari masyarakat, ada lima isu strategis yang berkembang saat ini yang perlu diperhatikan. Kelima isu itu, pengurangan kesenjangan wilayah melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan daya saing daerah melalui aksesibilitas dan mutu pendidikan dan kesehatan. Selanjutnya, pengurangan pengangguran melalui peningkatan keterampilan, pengurangan kemiskinan melalui jaminan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan tata kelola pemerintah melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Dengan adanya sejumlah isu tersebut, Ranta berharap seluruh OPD dapat mengacu pada penyelesaian permasalahan pembangunan yang menjadi isu strategis dalam memilih prioritas kegiatan. Ranta juga meminta semua OPD membuat kegiatan yang fokus dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Ia mencontohkan, Dinas Perdagangan segera berupaya cepat melakukan pembebasan lahan untuk terminal agrobisnis. Kesbangpol fokus pada pengamanan pilkada dan pileg, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bergerak terus dalam mengawal ketahanan pangan.

Untuk menjawab isu-isu strategis dan permasalahan yang berkembang, kata dia, Pemprov Banten memiliki empat program prioritas pembangunan, yaitu peningkatan akses, mutu pendidikan, kesehatan dan sosial, peningkatan infrastruktur wilayah, peningkatan ekonomi dan kesempatan berusaha serta peningkatan tata kelola pemerintahan. “Isu ini kita buat dalam kegiatan program yang memberi manfaat kepada masyarakat supaya penggangguran bisa ditekan, kemiskinan kita tekan, dan Banten bisa semakin maju,” ucap Ranta.

Kepala Bappeda Banten Hudaya mengatakan, pelaksanaan pra musrenbang RKPD tahun 2019 Provinsi Banten merupakan persiapan pemantapan pelaksanaan Musrenbang Provinsi Banten 2019 yang akan dilaksanakan tanggal 10 April 2018 mendatang dan penyempurnaan rancangan RKPD Provinsi Banten tahun 2019.”Pra Musrenbang ini adalah dalam rangka penajaman melalui pendekatan tematik, holistik, integrasi dan spasial. Jadi kita harus fokus diisu strategis yang jadi sentral,” tutur Hudaya. (RI)***


Sekilas Info

Melalui Baznas Banten, Wali Murid Alumni TK Tirtayasa Bantu Korban Bencana di Sulawesi Tengah

SERANG, (KB).- Wali Murid Alumni TK Tirtayasa Kota Serang memberikan bantuan untuk korban bencana di Sulawesi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *