Ringkus 3 Tersangka Jaringan Narkotika, Polisi Amankan 19 Paket Sabu Siap Edar

SERANG, (KB).- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang meringkus tiga tersangka jaringan peredaran narkotika jenis sabu. Ketiganya, digelandang petugas dari tiga lokasi berbeda dalam proses penangkapan selama sepekan.

Informasi yang diperoleh, ketiga tersangka itu AU alias Turut (31) warga Cakung, Jakarta Timur, RI alias Robi (25) warga Kecamatan Curug, Kota Serang dan SO (39) warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 19 paket sabu siap edar.

“Kami mengamankan tersangka jaringan peredaran narkoba jenis sabu yang biasa beroperasi di beberapa wilayah di Kabupaten Serang,” kata Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan saat eskpose di Mapolres Serang, Kamis (24/1/2019).

Terungkapnya jaringan peredaran sabu ini berawal dari tertangkapnya AU alias Turut pada Selasa (8/1/2019). Saat itu, gelagatnya yang mencurigakan menarik perhatian petugas yang sedang berpatroli. Dia kemudian diciduk polisi karena diduga telah melakukan transaksi di pinggir Jalan Raya Serang – Ciruas.

Dari keterangan Turut, polisi kemudian melakukan pengembangan. Tak berselang lama, petugas menciduk RI alias Robi saat berada di pinggir Jalan Raya Serang – Pandeglang, tepatnya di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Dalam jaringan ini, Robi bertugas menjadi seorang kurir pengantar sabu ke sejumlah daerah di Serang.

“Saat kita geledah, AU ini kedapatan memiliki 1 paket sabu. Dari sana langsung kita kembangkan, mengejar pelaku lainnya. Kemudian kita tangkap tersangka yang jadi kurir, dia punya 1 paket sabu. Masih di hari yang sama, kita langsung kejar bandarnya di daerah Kecamatan Kopo,” ujar Kapolres.

Setelah mendapatkan identitas dan alamat bandar dari jaringan ini, polisi langsung melakukan penggerebegan di rumah kontrakan SO (39), di Kampung Ranca Kuda, Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang. Saat penggeledahan, petugas menemukan 17 paket sabu yang disembunyikan di bawah kasur.

“Total barang bukti yang kami amankan ada 17 paket sabu yang siap diedarkan ke sejumlah wilayah di Serang,” tutur Kapolres didampingi Kasat Reserse Narkoba, AKP Nana Supriatna, Kaur Satresnarkoba, Iptu Suheryanto.

Kepada wartawan, SO mengaku sudah empat bulan menjalankan bisnis barang haram tersebut. Setiap 1 gram sabu yang jual, dia bisa mendapat keuntungan sekitar Rp200 ribu. Keuntungan itu bahkan bisa berlipat jika sabu yang ia jual lebih sedikit permintaannya.

“Saya beli Rp1,2 juta pergram. Lalu saya jual lagi Rp1,4 juta. Tapi kalau cuma setengah gram untungnya bisa sampai Rp400 ribu,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka kini sudah mendekam di ruang tahan Mapolres Serang. Mereka diancam pasal 112, 127 dan 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda di atas Rp 10 miliar. (Rifat Alhamidi)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here