Rindu Latihan Bersama, Pembalap tak Betah Latihan Mandiri

Tubagus Roy Fachroji, Ketua Umum IMI Banten.*

SERANG, (KB).- Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Banten menyebut keempat crossernya tidak betah berada dalam aturan berlatih secara mandiri, atau di rumah saja. Semenjak peraturan dari Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Banten tersebut diberlakukan pada Maret.

Ketua Umum IMI Banten Tubagus Roy Fachroji mengatakan, keempat crossernya sama-sama tidak betah berlama-lama latihan mandiri. Empat atlet tersebut yakni di nomor road race atas nama Reynaldi Pradana dan Doohan Akbaruzaman. Lalu di nomor motorcross Jefry Bule dan Tb. Bennett Adiyatma untuk kelas 125cc.

“Skill mereka kan hampir 80 persen berada di lapangan, di sirkuit. 10 persennya di mekanik motor, 10 persennya lagi ada pada keberuntungan. Jadi gimana atlet kami mau betah kalau latihan yang digembleng hanya fisik saja yang kondisinya harus di rumah terus,” ucapnya, Kamis (14/5/2020).

Roy pun mengaku, cabang olah raga (cabor) balapan seperti ini seharusnya bisa diberikan keringanan dalam berlatih. Seperti tetap menaati protokol social distancing dan memakai standar keamanan.

“Ya tak apa deh berjarak-jarak antara pelatih dan atlet, lagian juga event-event banyak dipending. Jadi tanpa penonton yang memakan banyak massa. Otomatis wajar dong kalau atlet kami menyebutnya kurang nyaman,” katanya kepada Kabar Banten.

Belum lagi, lanjut Roy, cabor motor di dua kategori kelas dan nomor roadrace dan motorcross ini sangat mengandalkan kecepatan dan ketepatan waktu. Sehingga dinilai sulit bagi atletnya mengukur sejauh mana kemampuan mereka, kalau masih berada di ruang lingkup rumah saja.

“Kami mau mengandalkan apa lagi? Video game balapan? Kan enggak mungkin. Jelas sangat berbeda. Oke kami tetap menaati peraturan pemerintah, tapi setidaknya kami diberi ruang lebih senggang sedikit saja. Itu semua sempat saya bicarakan kepada Pengurus Pusat (PP) IMI,” ujarnya.

Namun, Roy tetap menaati peraturan yang ada. Dan tetap terus berdoa juga berharap wabah virus corona tidak menular ke atletnya dan ke dunia olah raga.

“Ya yang penting mah sekarang pada sehat wal afiat, walaupun itu pahit,” tuturnya berharap singkat. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here