Sabtu, 17 November 2018
berobat Cukup dengan tunjukkan KTP

Ribuan Warga Kabupaten Pandeglang Belum Miliki KTP Elektronik

PANDEGLANG, (KB).- Ribuan warga di Pandeglang teratat belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau KTP- el. Berdasarkan data pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang tercatat sebanyak 33.315 warga yang belum memiliki KTP- el. Sementara dari total jumlah penduduk Pandeglang yang usianya layak memiliki KTP-el sebanyak 1.182.707, baru tercatat sebanyak 899.445 yang sudah memiliki KTP-el.

Kepala bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administari Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kabupaten Pandeglang, Tubagus Agus Muhidin mengatakan, dari jumlah penduduk wajib memiliki KTP-el tersebut baru sekitar 847.043 atau sekitar 97,80 persen yang melakukan perekaman.

“Kalau kita persentase, tinggal sekitar 3,70 persen lagi yang belum melakukan perekaman. Sebab, ada juga yang belum cukup umur wajib perekeman sebanyak 8.815 orang,” kata Kabid PIAK Disdukcapil Pandeglang, Tubagus Agus Muhidin kepada Kabar Banten, Senin (5/11/2018).

Meski demikian, Agus optimistis warga yang belum melakukan proses perekaman bisa segera memiliki KTP-el, karena petugas terus melakukan pelayanan keliling kepada masyarakat dalam proses pembuatan dokumen kependudukan.

“Kita terus jemput bola, baik ke desa, kelurahan dan kecamatan. Harapannya agar masyarakat bisa melakukan perekaman, sehingga warga bisa memiliki KTP-el untuk kebutuhan lainnya,” tuturnya.

Ia mengakui ada kendala dalam proses pembuatannya, terutama terjadi gangguan jaringan internet. “Memang dalam pembuatan KTP- el tersebut, ada kendala yang dihadapi, seperti jaringan, blanko dan lainnya. Kita tidak bisa memastikan, karena ini langsung dari pusat ketika terjadi permasalahan jaringan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua komisi I DPRD Pandeglang, Habibi Arafat meminta Disdukcapil lebih aktif lagi dalam pelayanan jemput bola, sehingga mayarakat merasa mudah untuk mendapatkan layanan kependudukan.

“Jemput bola harus dilakukan di wilayah yang jauh dari pusat kota, seperti wilayah selatan Pandeglang. Sebab kalau mereka datang ke pusat kota harus mengeluarkan ongkos trasportasi, belum lagi kalau selesainya tidak satu hari, harus akan memakan biaya lagi ,” ujarnya. (IF)*


Sekilas Info

Pemilih Pemula Perempuan Diberikan Pendidikan Politik

PANDEGLANG, (KB).- Pemilih pemula perempuan diberikan pendidikan politik dalam kegiatan “Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula Perempuan”, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *