Ribuan Santri se Jawa dan Sumatera Ikuti Jambore dan Raimuna di Ponpes Daar El-Qolam

TANGERANG, (KB).- Ribuan santri yang berasal dari Jawa dan Sumatera mengikuti Jambore dan Raimuna di Pondok Pesantren Daar El-Qolam. Kegiatan tersebut sebagai salah satu rangkaian milad ke-50 Pondok Pesantren Daar El-Qolam. Acara ini resmi dibuka pada Senin (15/1/2018) oleh Pengasuh Pondok Pesantren Daar El-Qolam, KH. Ahmad Syahiduddin yang dihadiri oleh perwakilan Kwarnas, Kwarda dan segenap pembina Pramuka dari masing-masing kontingen.

“Acara ini berlangsung sejak 15 Januari 2018 sampai 18 Januari 2018 di Bumi Perkemahan Daar El-Qolam,” kata koordinator acara, Saeful Bahri kepada Kabar Banten, Selasa (16/1/2018). Dia mengatakan, kali ini Jambore dan Raimuna diikuti sebanyak 1.220 santri pramuka yang terdiri atas 690 pramuka putra dan 530 pramuka putri, baik penggalang maupun penegak. “Mereka berasal dari 42 pondok pesantren yang berada di Jawa dan Sumatera, seperti Pesantren Modern Darussalam Gontor Jawa Timur, Darunnajah Jakarta, Ushuludin Lampung dan lainya,” ucapnya.

Sementara itu, di hadapan pramuka santri, Pengasuh Pondok Pesantren Daar el-Qolam, KH. Ahmad Syahiduddin mengatakan, bahwa hakikat pendidikan adalah mentalitas dan akhlak yang menjadi akar sejarah berdirinya gerakan kepramukaan di Indonesia. “Pendidikan yang benar adalah pendidikan mental, pendidikan akhlak, inilah yang sebenarnya menjadi akar lahirnya kepramukaan di republik yang kita cintai,” kata Ahmad.

Dia mengajak pramuka santri untuk menjadi patriot bangsa yang mendunia. “Jadilah kalian patriot-patriot bangsa bukan hanya bisa tumbuh berkembang di negaramu, di daerahmu tapi mari bersama-sama melanglang ke dunia lain. Mari terbang ke negara lain, mari mengangkasa melalui ilmu Allah SWT,” ujarnya.

Dia menghimbau, terkait mentalitas pramuka yang berdasarkan nilai-nilai ketuhanan dan akhlak mulia untuk tetap teguh kepada nilai-nilai akhlak, pramuka yang berketuhanan yang Maha Esa, pramuka yang suci berpikir, pramuka yang terus konsisten, pramuka yang menunjukan jati dirinya sebagai generasi muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa yang akan datang. “Mudah-mudahan bisa menjadi generasi muda yang lebih baik dan melanjutkan perjuangan para pemimpin di masa yang akan datang,” kata Ahmad.

Dalam kesempatan yang sama pengasuh pondok pesantren memberikan hadiah uang tunai kepada anggota pramuka yang hafal Tri Satya dn Dasa Darma Pramuka. Adapun lomba yang dipertandingkan dalam kegaiatan tersebuy yaitu Scout intelligent, Scout Art, Scout Technology, pionnering, LKBBT, dan lain sebagainya. Acara yang juga dihadiri Ka. Kwarda Banten akan memperebutkan trophy dan beragam hadiah dan sertifikat dengan legalitas dari Kwarnas sebagai yang menaungi gerakan kepramukaan di Indonesia. (SN)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here