Retribusi IMTA Kota Cilegon Menurun

CILEGON, (KB).- Retribusi izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon mengalami penurunan pada 2018. Jika di 2017 retribusi IMTA mencapai Rp 3 miliar, di 2018 hanya mampu mencapai Rp 2,1 miliar.

Kepala Disnaker Kota Cilegon Bukhori mengatakan, penyebab menurunan retribusi tersebut, karena munculnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan TKA. Penerbitan aturan tersebut, menimbulkan masa transisi, ini membuat dinasnya tidak bisa memungut retribusi IMTA selama dua bulan di 2018.

“Tahun lalu kan terbit Perpres Nomor 20 Tahun 2018, pada saat transisi kami tidak berani memungut retribusi. Khawatir terjadi kesalahan, jadinya tersangkut masalah hukum,” katanya saat ditemui seusai sosialisasi Penggunaan TKA di Cilegon kepada pihak industri di Aula Disnaker Cilegon, Kamis (21/3/2019).

Persoalan lain berkaitan dengan pendapatan asli daerah (PAD) sektor retribusi IMTA, tidak semua TKA mengurus perizinan di Disnaker Kota Cilegon. Dari 1.968 TKA di Cilegon, hanya 165 TKA saja yang mengurus izin di dinasnya. “Sebagian besar itu mengurus izin di Disnakertrans Banten dan Kemenaker, sehingga retribusinya pun mengalir ke sana, meskipun mereka bekerja di Kota Cilegon,” ujarnya.

Banyaknya TKA yang bekerja di Cilegon, ucap dia, menjadi hal yang wajar. Sebab, di Cilegon banyak investasi penanaman modal asing (PMA). “Investasi dari asing, biasanya juga menyertakan beberapa tenaga kerja dari asal perusahaan tersebut. Namun, saya pastikan, TKA yang bekerja di Cilegon memang tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus atau skill,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada Disnaker Kota Cilegon Ade Setiana menuturkan, sosialisasi Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan TKA dilakukan, agar pihak industri mengetahui aturan pemakaian TKA, sehingga tidak ada industri yang memekerjakan TKA tidak sesuai aturan. “Kami juga meminta, agar pihak industri melapor ke kami saat mempekerjakan TKA,” katanya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here