Reses Perdana Anggota DPRD Banten, Teguh Istaal Tinjau Ponpes Rusak

ANGGOTA DPRD Banten Teguh Istaal saat meninjau Ponpes Nurunnahwiyah pada kegiatan reses di Lingkungan Tegal Dawa, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Rabu (20/11/2019).*

SERANG, (KB).- Anggota DPRD Banten dari Fraksi Golkar Teguh Istaal melaksanakan Reses Masa Persidangan ke-1 (reses perdana) Tahun Sidang 2019-2020 Masa Bakti 2019 – 2024, di Kampung Tegal Dawa, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Rabu (20/11/2019).

Pada reses tersebut, Teguh berkesempatan meninjau pondok pesantren Nurunnahwiyah yang kondisinya cukup memprihatinkan. Tampak bagian tembok bangunan tersebut sudah terkelupas dan kayu penyangga bangunan patah.

Pihak ponpes telah mengusulkan bantuan perbaikan ke Pemkot Serang, namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

Menurut Pengasuh Ponpes Nurunnahwiyah sekaligus pimpinan Yayasan Hidayatul Muta’alimin Ustaz Saiman, ponpes tersebut dibangun sejak 15 tahun lalu dan belum pernah sekalipun mendapat bantuan dari pemerintah.

“Belum pernah dapat bantuan, ya 15 tahunan lah sejak dibangun. Sudah ngajuin ke Pemkot Serang setahun lebih. Ke provinsi baru 2 bulan lalu kami coba ajukan. Mudah-mudahan dengan adanya reses anggota DPRD banten ini ponpes ini cepat dapat bantuan,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Banten Teguh Istaal mengatakan akan berupaya menindak lanjuti setiap aspirasi warga yang disampaikan melalui kegiatan reses.

“Insya Allah saya akan memperjuangkan aspirasi warga. Seperti tadi ponpes yang harus segera direnovasi, karena bagaimanapun keberadaan ponpes sangat banyak manfaatnya. Di dalam yayasan itu ada majlis taklim, ada TPA juga. Mohon doanya, secepatnya saya perjuangkan,” kata Teguh.

Selain ponpes, beberapa aspirasi masyarakat di Tegal Dawa yaitu terkait pengairan persawahan, pembangunan posyandu, pembangunan jalan paving blok, dan bedah rumah.

“Salah satu persoalan saat ini juga terkait pengairan. Karena saat ini saluran irigasi Bendung Pamarayan masih buka tutup karena sedang direnovasi. Kita harapkan pekerjaan tersebut segera selesai sehingga petani tidak dirugikan,” kata dia.

Dalam reses, Agus juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyalurkan aspirasinya di posko aspirasi yang terletak di Kecamatan Serang di Cipare Kota Serang.

“Silahkan ibu-ibu dan bapak-bapak menyampaikan aspirasinya, kami ada posko aspirasi di Kecamatan Serang di Cipare. Ini terbuka, dari pagi sampai malam. Mau ngopi-ngopi bisa,” ucapnya.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here