Reses DPRD Banten, Pemkot Serang Diminta Usulkan Pengalihan Kewenangan Jalan

SERANG, (KB).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengusulkan pengalihan kewenangan beberapa ruas jalan di Kota Serang kepada Pemprov Banten.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Provinsi Banten saat menyampaikan hasil reses anggota DPRD Provinsi Banten, pada masa persidangan kedua 2019-2020 di Kantor Wali Kota Serang, Rabu (11/3/2020).

Anggota DPRD Banten M Rois Juheni mengatakan, dari hasil reses yang sudah dilaksanakan di Kota Serang, masih banyak keluhan terkait infrastruktur jalan yang perlu diperbaiki. Selain itu, beberapa ruas jalan yang menjadi kewenangan Kota Serang juga perlu ditingkatkan menjadi kewenangan Pemprov Banten.

“Ini untuk mengurangi kemacetan, jadi seperti jalan yang menghubungkan jalan nasional dengan provinsi, jadi aspirasi-aspirasi itu nanti akan kami jadikan bahan untuk kami perjuangkan dengan baik,” katanya.

Sebagai Ibu Kota Provinsi Banten, ucap dia, Kota Serang dipersiapkan menjadi kota metropolitan, sehingga dari beberapa aspek yang salah satunya infrastruktur jalan perlu ditingkatkan.

“Yang direncanakan menjadi kewenangan provinsi itu, seperti Jalan Bhayangkara, Warung Pojok, Sayabulu, Pusri, Petir. Itu memang jalan-jalan yang sudah diekspos,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Banten lainnya Furtasan Ali Yusuf menuturkan, terdapat 16 indikator yang harua dipenuhi menuju kota metropolitan. Saat ini, Kota Serang baru menyelesaikan 8 indikator. Namun, dia berharap, meskipun nantinya Kota Serang menjadi kota metropolis, tetapi tetap bisa mempertahankan jati dirinya sebagai kota madani.

“Jadi, meskipun nanti jadi kota metropolis, tetapi tidak keluar dari jati dirinya sebagai kota madani, supaya dampak negatif dari terbentuknya metropolitan itu terkurangi,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin membenarkan adanya keinginan untuk beberapa ruas jalan yang menjadi kewenangan Kota Serang diusulkan menjadi kewenangan Pemprov Banten.

“Ada beberapa keinginan dari dewan untuk akses-akses jalan yang berhubungan dari jalan provinsi diajukan untuk dilakukan pelebaran, kemudian jalan tersebut untuk diserahkan kepada provinsi,” katanya.

Kemudian, ujar dia, terkait rencana menjadikan Kota Serang sebagai kota metropolitan. Pemkot Serang sangat menyambut baik. Namun, dia berharap, pemprov mau membantu percepatan penyelesaian aset antara Kabupaten Serang dan Kota Serang.

“Satu lagi, menurut kami, kalau memang serius dari provinsi dengan wacana itu, harusnya selesaikan dulu mengenai aset Pemkot Serang. Masa nanti kantor kota metropolitan ada di tengah hutan,” ucapnya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here