Rabu, 26 September 2018
Kondisi aliran kali mati di Desa Domas, Kecamatan Pontang yang telah dipenuhi bangunan liar yang rencananya akan dilakukan penertiban oleh Pemerintah Kabupaten Serang, Ahad (4/3/2018)*

Rencana Revitalisasi Kali Mati Pontang, Penertiban Bangli Diminta Ditunda

SERANG, (KB).- Rencana penertiban bangunan liar (bangli) di sepanjang bantaran kali mati di Kecamatan Pontang diminta ditunda. Hal tersebut karena saat ini belum ada solusi untuk masyarakat yang akan tergusur. Diberitakan sebelumnya, rencana penertiban bangunan liar dilakukan menyusul adanya rencana revitalisasi Kali Mati Pontang oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cidurian, Cidanau, dan Ciujung sepanjang 8 kilometer.

Kepala Desa Domas, Kecamatan Pontang, Dendi Kurnia Ardiansyah mengatakan, rencana penertiban bangli di bantaran kali mati tersebut harus ditunda. Penertiban baru boleh dilakukan apabila pemerintah sudah punya solusi untuk masyarakat yang tergusur. Pemerintah harus merelokasi dan membuatkan rumah susun sederhana milik (rusunami) atau rumah susun sewa (rusunawa).

“Biar bagaimana pun masyarakat itu adalah masyarakat kami yang perlu diayomi,” ujarnya kepada Kabar Banten, Ahad (4/3/2018).
Ia mengatakan, pembangunan rusunanawa bisa dilakukan dengan kerja sama melalui kementerian. “Kan ada program rumah nelayan, rumah rusunawa, rusunami, kan program tersebut ada di kementerian,” ucapnya.

Selain itu, tutur dia, penertiban perlu ditunda, karena mengingat tahun ini merupakan tahun politik. “Oleh karena itu, jika memang masih bisa dipertahankan, maka alangkah lebih baiknya jika dipertahankan,” katanya. Ia mengungkapkan, jumlah bangunan liar yang akan ditertibkan cukup banyak. Kebanyakan bangunan tersebut merupakan tempat tinggal dan ada juga musala. “Karena itu perlu lah untuk dipikirkan. Kan harus dibuat lagi,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan bangunan liar tersebut juga tidak terlalu signifikan dampaknya. Hanya saja secara estetika memang perlu dirapikan. “Tapi, sebelum adanya perapian itu alangkah lebih baiknya dibuatkan solusi terlebih dahulu kepada masyarakat. Kalau sekarang belum ada,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Camat Pontang, Hanafi mengatakan, penertiban tersebut rencananya akan dilakukan di dua tempat, yakni Desa Domas dan Wanayasa. Selama ini, penertiban memang belum pernah dilakukan, bahkan telah bertahun-tahun. “Belum pernah yang di bantaran itu,” tuturnya.

Menurut dia, dampak dari adanya bangunan liar di sepanjang bantaran tersebut membuat aliran kali menjadi tersendat. Bahkan, daerah tersebut menjadi terkesan kumuh dan tak terawat. “Ya karena kalinya itu buang sampah segala macam, jadi kalinya macet, mandek airnya enggak bisa jalan,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan dilakukan penertiban diharapkan nantinya air tersebut bisa menjadi normal kembali. Selain itu, rencananya aliran kali akan menjadi sumber air. Terkait rencana tersebut, pihak pemerintah daerah sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait belum lama ini. “Tapi, katanya mau ditunda dulu, enggak tahu dari pemkab. Kalau bangunannya ada sekitar 70 di dua desa itu. Itu berupa macam-macam, ada warung, juga rumah,” ujarnya.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang, Hulaeli Asykin menuturkan, terkait rencana tersebut, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada sejumlah stakeholder di Kecamatan Pontang. Namun, kemudian pihaknya mendapatkan permohonan penundaan dari pihak Desa Domas dan beberapa anggota dewan setempat. “Alasannya, karena memasuki tahun politik, khawatir masyarakat terpecah belah,” ucapnya.

Ia menjelaskan, atas permohonan tersebut, pihaknya masih mempertimbangkan keputusan penertiban tersebut. Sebab, bagaimana juga kegiatan penertiban tersebut, harus mendapatkan dukungan dari stakeholder terkait. “Kami butuh dukungan dari berbagai pihak. Di sana itu banyak yang permanen bangunannya. Ini sulit juga untuk ditertibkan, karena mereka sudah turun temurun tinggal di situ,” tuturnya. (DN)***


Sekilas Info

Peringatan HUT ke-18, Pemprov Banten Siapkan Pesta Rakyat

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan pesta rakyat dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *