Selasa, 25 September 2018

Rencana Pemagaran Jalan, Tokmas Pasir Babakan Temui Pejabat PT KAI

LEBAK, (KB).- Tokoh masyarakat sekaligus Ketua RW 14 Kampung Pasir Babakan, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Rangkasbitung, Unro Al Zuhri, menemui Senior Manager Aset Daop I PT Kereta Api Indonesia di Jakarta, beberapa hari lalu.
Kedatangan Unro bertujuan untuk menyampaikan aspirasi warga Kampung Pasir Babakan agar tetap memiliki jalan lingkungan dengan menggunakan sedikit lahan milik PT KAI di kampung tersebut.

Upaya itu dilakukan karena menurut informasi yang diterima, warga kampung tersebut tidak akan mempunyai jalan lingkungan, karena tidak lama lagi pihak PT KAI akan segera melakukan pemagaran permanen di perbatasan lahan milik PT KAI dengan Kampung Pasir Babakan. Menurut Unro Al Zuhri dalam pertemuan tersebut, dirinya menyerahkan sebuah berkas aspirasi yang ditandatangani seluruh warga Pasir Babakan tentang permintaan jalan yang masuk ke lahan milik PT KAI.

”Saat itu saya diterima Pak Tanang, selaku Senior Manajer Aset Daop I PT KAI di kantornya. Kepada beliau saya katakan, jangan dulu dilakukan pemagaran permanen di lahan milik PT KAI di Pasir Babakan, karena warga ingin memiliki jalan lingkungan,” ujar Unro Al Zuhri, Kamis (1/3/2018). Mengingat permintaan yang disampaikan melalui surat yang ditandatangani warga, ujar Unro, pihak Senior Manajer Aset Daop I PT KAI berjanji akan mempelajari aspirasi warga terkait permohonan jalan lingkungan di kampungnya.

Tidak hanya itu saja, Senior Manajer Aset Daop I PT KAI juga berencana akan menunda pemagaran lahan PT KAI di Pasir Babakan, selama masih mempelajari berkas permohonan aspirasi warga tentang jalan lingkungan di kampung tersebut. ”Saya bersyukur, aspirasi warga Kampung Babakan akhirnya diterima dan sedang dipelajari oleh pihak Senior Manajer Aset PT KAI. Kami berharap aspirasi warga tentang jalan lingkungan yang diinginkan warga Pasir Babakan bisa dikabulkan,” ucapnya.

Senior Manajer Aset Daop I PT KAI, Tanang menyatakan, sesuai rencana awal, pascapenggusuran terhadap sejumlah bangunan rumah di lahan milik PT KAI beberapa waktu lalu, pihaknya akan segera melakukan pemagarannya. Namun, karena ada aspirasi warga tentang jalan lingkungan yang masuk ke areal lahan PT KAI, maka pihaknya akan mempelajarinya terlebih dahulu.

”Aspirasi terkait keinginan terhadap jalan lingkungan disampaikan langsung oleh wakil warga Kampung Pasir Babakan, yaitu Pak Unro. Kami belum bisa menjawab apakah akan direalisasikan atau tidak, karena kami baru akan mempelarinya,” tutur Tanang. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Delegasi GLF 2018 Akan Kunjungi Hutan Adat Kasepuhan Karang Kabupaten Lebak

LEBAK, (KB).- Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya meyambut kedatangan 20 orang dari 18 negara yang merupakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *