Relokasi PKL Ditunda, DPRD Kritik Kesiapan Pemkot Serang

SERANG, (KB).- Ketua DPRD Kota Serang Namin mengkritik kesiapan Pemkot Serang terkait rencana pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri ke eks Pasar Kepandean. Hal tersebut setelah Pemkot Serang memutuskan menunda penertiban di kawasan stadion.

“Memang kemarin itu pemkot sudah (akan) menertibkan tetapi tempatnya belum siap. Itu bisa menimbulkan masalah,” kata Namin kepada Kabar Banten, Jumat (28/12/2018).

Ia berharap, Ppemkot dapat memberikan sosialisasi atau pemahaman kepada para pedagang terkait penundaan pemindahan tersebut. Hal tersebut untuk menghindari adanya persoalan atau masalah baru yang timbul akibat penundaan tersebut.

“Masa pedagang kaki lima ditertibkan tetapi tempat belum siap. Tentu Pemkot harus memberikan sosialiasasi agar mereka menerima. Kami berharap pedagang tidak balik lagi dan mudah-mudahan ini sebagai wahana untuk sosialisasi. Semaksimal mungkin Pemkot harus memberikan pemahaman kepada pedagang,” tuturnya.

Ia mengatakan, DPRD juga berharap relokasi PKL dapat dilakukan pada akhir 2018. Namun, kenyataannya tempat relokasi hingga saat ini belum siap untuk ditempati para pedagang. Hal tersebut dinilai akan merugikan para pedagang.

“Kami juga inginnya akhir 2018. Hanya saja tempat relokasinya belum siap, kasihan pedagangnya. Semestinya pemkot menyiapkan dulu tempat sementara yang siap untuk dijadikan jualan. Jangan ini ditertibkan tapi relokasinya tidak siap,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, DPRD tidak memberikan anggaran untuk relokasi PKL pada APBD Perubahan 2018 karena melihat kesiapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai belum optimal.

“Di perubahan kan tidak kami anggarkan karena OPD belum siap. Akhirnya kami anggarkan secukupnya di APBD murni 2019. Walaupun terlambat, pemkot harus melakukan penertiban, tempatnya sudah di tetapkan di Kepandean,” ujarnya.

Sebelumnya Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, rencana pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) Stadion Maulana Yusuf ke eks Pasar Kepandean akhir tahun ini ditunda. Alasannya, fasilitas di tempat relokasi masih belum maksimal. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here