Senin, 17 Desember 2018

Relokasi Pasar Baros, Pemkab Serang Siapkan Lahan Baru

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) sedang menyiapkan lokasi lahan pasar baru untuk melakukan relokasi pedagang di Pasar Baros yang saat ini sudah tidak kondusif.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, sampai saat ini rencana proses relokasi Pasar Baros memang masih belum selesai. Setelah lokasi pasar yang lama mengalami masalah dan batal digunakan, kemungkinan pihaknya akan membeli lahan baru untuk melanjutkan proyek tersebut. “Mungkin tahun  ini. Tapi kita pakai pihak ketiga supaya benar-benar lahan ini bisa diterima semua pihak khususnya pedagang,” ujarnya, Rabu (17/1/2018).

Wahid menuturkan, untuk saat ini lokasi lahan tersebut masih terus dikaji. Lahan yang dipilih pun harus dipastikan tidak bermasalah. Samapi saat ini ada 4 titik yang menjadi calon lokasi pasar baru tersebut. “4 calon yang sudah ada. Nanti tinggal tim pengkajinya saja dari konsultan,” katanya.

Untuk lokasinya, ujar dia, tidak jauh dari lokasi pasar lama yakni di ruas jalan Baros-Petir. Titik tersebut dipilih agar dapat menghindarkan dari kemacetan seperti kondisi pasar yang saat ini.  “Tidak akan jauh dari pasar lama, pasar lama kan ada masalah, kalau kita tunggu masalahnya penyelesaiannya terlampau lama,” ucapnya.

Ia mengatakan, jika tahun ini lahan tersebut sudah bisa dibebaskan diharapkan tahun 2019 sudah bisa dilakukan pembangunan. Sedangkan untuk anggaran lahan sendiri saat ini sudah tersedia. “Anggaran lahan sudah disiapkan itu sekitar 4 milyar. Selain Baros kan ada Tunjung teja, Padarincang, lahan sudah ada tapi dananya yang belum. Kita masih minta bantuan dari pusat, karena bangunan pasar itu enggak murah, itu kita harus siapkan dana kurang lebih Rp. 16 milyar untuk pasar tipe A,” ujarnya.

Pasar yang akan dibangun tersebut ditargetkan berupa tipe A. Sebab beberapa tahun mendatang, semua pasar di Kabupaten Serang sudah bertipe A seluruhnya. “Kalau ini (Pasar lama Baros) tipe c dan kecil enggak sampai satu hektar paling 5.000 meter, kita harapkan Padarincang kan luas bisa tipe A. kalau tunjung teja kan kecil paling 5.000 mungkin itu tipe C. Disini perlu luas, karena kita mengantisipasi Baros dan sekitarnya, jadi mungkin kita harapkan 1 hektar lebih. Karena kita kejarnya untuk tipe A,” katanya. (SN)***


Sekilas Info

Menpora Minta UIN SMH Banten Buka Prodi Olah Raga

SERANG, (KB).- Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi meminta Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *