Rekrutmen CASN di Tangsel Tak Prioritaskan Honorer

TANGERANG, (KB).- Tuntutan dari kalangan pegawai honorer yang mengabdi di Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bisa diprioritaskan dalam seleksi CASN sulit dikabulkan. Dipenghujung tahun ini pemerintah pusat memberikan jatah 222 formasi untuk rekrutmen CASN.

Namun dari 222 formasi tersebut, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel keberatan untuk memberikan prioritas kepada pegawai honorer. “Kebanyakan dari mereka sudah berusia 35 ke atas,” ungkap Kepala BKPP Kota Tangsel, Apendi, Kamis (14/11/2019).

Menurutnya, perekrutan CASN terbuka untuk umum. Setiap warga negara yang berusia kurang dari 35 tahun, berpendidikan minimal sarjana strata 1 dan mengantongi IPK 3 bisa ikut seleksi.

Meski demikian, terang Apendi, para pegawai yang tergabung dalam Forum Honorer Kota Tangsel masih punya peluang. “Paling mereka bisa masuk P3K (Pegawai Pemerintahan Perjanjian Kontrak). Minimal satu tahun sebelum pensiun pegawai honorer bisa ikut P3K,” kata Apendi.

Sebelumnya, Sekretaris Forum Honorer Tangsel Abdul Aziz mengatakan dari 222 formasi tersebut pegawai honorer di Tangsel berharap mendapatkan kesempatan dan diprioritaskan. “Paling tidak 60 persen formasi bisa diprioritaskan untuk pegawai honorer,” ungkap Aziz.

Para pegawai honorer telah sepakat dengan menyiapkan rencana kedua jika tuntutan mendapatkan prioritas kursi CASN tidak diakomodir. “Kami berencana akan mengirimkan surat kepada walikota dan Ketua DPRD Tangsel. Forum honorer ingin audiensi agar usulan di atas bisa dipertimbangkan para pemangku kebijakan,” tuturnya.

Namun, jika audiensi tersebut tidak mendapatkan titik temu. Para pegawai honorer akan membuat petisi. Menurutnya, petisi yang dimaksud adalah penggalangan tanda tangan di spanduk sebanyak 8.000 pegawai honorer, dan akan dipasang di gerbang depan Puspemkot Tangsel. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here