Rekrutmen CASN 2019 Dibuka, Pemkab Tangerang Imbau Waspadai Penipuan

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan membuka 500 rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau calon aparatur sipil negara (CASN). Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang Yani Sutiana mengatakan jumlah tersebut sesuai kuota yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Saat ini baru kuota CPNS saja yang turun. Sementara untuk teknis pelaksanaan rekrutmen CPNS, masih menunggu informasi dari pemerintah pusat,” ujarnya, Senin (7/10/2019). Yani menegaskan mekanismenya, sama denga rekrutmen CPNS sebelumnya. Yakni serentak dan terpusat. “Jadi daerah sebagai pelaksana saja,” kata Yani.

Dikatakannya dari 500 formasi tersebut, sekitar 30 persen dibuka untuk umum. Sisanya 70 persen formasi akan dialokasikan bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). P3K ini kemungkinan akan diambil dari tenaga honorer yang telah tercatat data badan kepegawaian negara (BKN). Jumlah kuotanya sesuai yang diajukan Pemkab Tangerang. “Kalau tidak salah, 500 formasi CPNS itu untuk umum sebanyak 150 dan untuk P3K sebanyak 350,” tutur Yani.

Menurut Yani, pihaknya mulai gencar berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Hal itu dilakukan untuk memastikan teknis proses seleksi. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya belum menerima petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan rekrutmen CPNS. ”Kami selalu berkoordinasi dengan BKN. Selain itu, kami intens berkomunikasi dengan KemenPAN-RB di Jakarta,” tandasnya.

Selain itu, Yani juga mengimbau seluruh masyarakat mewaspadai penipuan untuk meluluskan seorang menjadi Aparatur Sipil Negara. “Sebab pada prakteknya, penipu menjanjikan kemudahan fasilitas pemberkasan dan rekrutmen ASN, sehingga menjadi kesalahan bagi masyarakat yang memiliki keinginan menjadi ASN,” ujarnya.

Untuk itu, kata Yani, momentum tersebut jangan dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertangungjawab, untuk melakukan tindakan melawan hukum. “Jangan mudah percaya adanya oknum tersebut, karena sistem rekrutmen dilakukan langsung oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.

Untuk pendaftaran, Yani mengatakan, belum dipastikan waktunya. Yani menambahkan, seluruh tahapan seleksi, mulai dari proses pendaftaran hingga pemberkasan tidak dipungut biaya atau gratis. “Informasi jelas tahapan pendaftaran dan pelaksanaan, akan diumumkan melalui website KemenPAN-RB, BKN, dan BKPSDM Kabupaten Tangerang. Kami siap memberikan informasi sedetail mungkin,” katanya.

Siapkan Kuota

Sementara itu Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah berencana menyiapkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Meskipun untuk formasi penerimaan belum diketahui secara pasti. “Belum bisa dipastikan untuk jumlah kuota penerimaannnya,” ujar Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Akhmad Lutfi.

Lutfi mangatakan untuk jumlah CPNS Kota Tangerang pada tahun 2018 mencapai 265 orang orang. Namun, Ia berharap penerimaan CPNS 2019 tersebut mengalami kenaikan. “Saya sih mengharapkan lebih besar, namun belum tentu,” katanya.

Menurut Lutfi, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), pihaknya mengusulkan sebanyak kurang lebih mencapai seribuan orang untuk P3K. Namun pada tahun 2018 lalu Pemerintah Kota Tangerang belum mendapatkan kuota P3K tersebut. “Formasi guru lebih banyak, mungkin 80 persen lebih dari itu untuk staf di setiap dinas-dinas Dan tenaga kesehatan,” tandasnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here