Rekrutmen CASN 2018, Honorer K2 Menuntut Diprioritaskan

Honorer K2 Pemkot Cilegon menuntut agar pemerintah pusat memprioritaskan para honorer dalam rekrutmen CASN 2018. Jika tuntutan tersebut tidak dikabulkan, para honorer ini mengancam melakukan mogok kerja.

Ketua Forum Honorer K2 Kota Cilegon Samsudin mengatakan, saat ini para honorer K2 se-Indonesia sedang menunggu keputusan pemerintah pusat untuk merevisi UU 5 tahun 2014 tentang ASN.”Kami akan melakukan aksi damai, melakukan penolakan rekrutmen CASN 2018 dan akan mogok kerja kalau Undang-Undang (UU 5 tahun 2014 tentang ASN) tak direvisi,” katanya, Senin (17/9/2018).

Samsudin mengatakan, pihaknya juga meminta agar rekrutmen CASN 2018 ditangguhkan, sampai ada revisi UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN. Undang-undang tentang ASN tersebut mengatur pembatasan usia maksimal 35 tahun untuk honorer K2 yang mengikuti rekrutmen CASN. “Padahal, honorer K2 mayoritas usianya di atas 35 tahun. Kami juga meminta agar pada rekrutmen CASN 2018 ini kuota untuk honorer K2 ditambah,” ujarnya.

Samsudin mengatakan, rencana mogok kerja belum dapat dipastikan waktunya. Pihaknya masih menunggu instruksi forum honorer di pusat. “Kami juga masih menunggu dan berharap agar Undang-Undang 5 tahun 2014 tentang ASN direvisi,” ucapnya.

Saat ini, kata Samsudin, honorer K2 di Cilegon sekitar 400 orang. Jika ditambah dengan honorer lain seperti Tenaga Harian Lepas (THL) di organisasi perangkat daerah (OPD), jumlahnya sekitar 1.000 orang lebih. “Kalau ini jadi mogok, tentu akan mengganggu jalannya birokrasi dan pelayanan publik. Keberadaan honorer tersebut kan cukup membantu pemerintahan,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Mahmudin mengatakan, pihaknya tidak bisa melarang jika Forum Honorer K2 akan melakukan aksi mogok kerja. Namun, ia mengakui jika aksi tersebut dilakukan akan berpengaruh pada jalannya pemerintahan. “Kami juga berharap tuntutan para Honorer K2 terkait revisi Undang-Undang nomor 5 tahun 2019 bisa dikabulkan,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi para Honorer K2 Cilegon terkait pengangkatan sebagai ASN kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Namun, untuk pengangkatan Honorer K2 menjadi ASN atau rekrutmen CASN kewenangannya ada di pemerintah pusat. “Kalau untuk CASN 2018 ini, honorer K2 mendapat kuota 19 formasi,” katanya. (Sigit Angki Nugraha)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here