Rekreasi di Curug Cadas Ngampar

Tidak bisa dipungkiri lagi jika Kabupaten Lebak dianggap sebagai surganya curug (air terjun), mengingat masih banyaknya curug yang belum terekspose. Salah satunya adalah Curug Cadas Ngampar yang terletak di Kampung Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.

Jalan satapak adventure yang merupakan salah satu komunitas pencinta dan pemburu curug yang ada di Kabupaten Lebak, berbagi pengalaman mengexplore keindahan Curug Cadas Ngampar, kepada pembaca setia HU Kabar Banten.

Curug Cadas Ngampar dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat selama kurang lebih 1 jam 30 menit, dari pusat pemerintahan kota Rangkasbitung.

”Saat itu kami singgah di salah satu rumah warga bernama Dedi. Kami disambut dengan ramah bahkan sebelum melanjutkan perjalanan, kami disuguhi makanan menu andalan berupa nasi liwet,” kata Desi Rahmawati kepada Kabar Banten.

Setelah selesai makan dan salat, perjalanan menuju Curug Cadas Ngampar dimulai dengan berjalan kaki selama 30 menit melewati permukiman warga dan perkebunan sawit serta menyeberangi sungai.

”Sebenarnya kita bisa saja menggunakan motor menuju lokasi. Tapi karena jalannya masih tanah merah dan bekas hujan akhirnya kami memutuskan untuk berjalan kaki saja,” ujarnya.

Sepanjang perjalanan, ilalang dan tumbuhan hutan lainnya sangat rimbun, menandakan curug ini belum dikelola oleh warga sekitar. Air Curug Cadas Ngampar bersumber dari Gunung Putri Ciakar, Desa Taritih, Kecamatan Gunung Kencana.

Curug ini juga digunakan sebagai sumber pasokan air bagi persawahan warga Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari. Selain itu, curug ini juga digunakan sebagai tempat memancing dan tempat rekreasi anak-anak saat liburan sekolah.

”Curug Cadas Ngampar memang berbeda dengan curug-curug yang kami kunjungi karena tidak tinggi seperti kebanyakan curug lainnya. Tapi bukan berarti curug ini tidak indah. Namanya juga Curug Cadas Ngampar jadi yang ada airnya terhampar. Tanpa pikir panjang, saat tiba di curug kamipun langsung bergegas berenang. Karena kami punya slogan ga basah ga sah. Naahh langsung nyebur deh,” ujarnya.

Kedalaman pada Curug Cadas Ngampar juga berbeda-beda. Jadi tidak bisa berenang tak perlu khawatir karena ada tempat khusus buat pemula yang hanya ingin sekadar bermain air dan menikmati kesejukan serta kesegaran air curug.

Kegembiraan terlihat jelas di raut wajah teman-teman dari jalan satapak adventure. Mereka bilang bahwa Lebak itu berpotensi dari segi pariwisata. Sayang rasanya kalau ada potensi tapi tidak dikembangkan atau dikelola dengan baik, apalagi terkait akses jalan yang masih kurang mendukung.

”Saya berharap kedepannya dengan program Bupati Lebak yang mengusung visi misi tentang kepariwisataan dapat segera membangun akses jalan yang menuju tempat wisata, untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke Lebak. Jadi bagi yang ingin berwisata ke curug tanpa harus berjalan kaki jauh, datang saja ke Curug Cadas Ngampar,” tuturnya. (T.Soemarsono)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here