Rekomendasi Provinsi Belum Turun, Kemenhub Restui Sistem Satu Arah di Kota Serang

Jalan KH Sochari Kota Serang saat diberlakukan satu arah menuju lampu merah Warung Pojok, Sabtu (20/4/2019).*

SERANG, (KB).- Program sistem satu arah (SSA) atau one way yang akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan di Kota Serang mendapat ‘lampu hijau’ dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Meski begitu, SSA masih belum dapat diterapkan, karena rekomendasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten belum juga turun.

Surat rekomendasi dari Ditjen Perhubungan Darat tertanggal 5 Agustus. Rekomendasi tersebut, diserahkan satu hari jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kota Serang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Maman Luthfi mengatakan, rekomendasi SSA tersebut, dikeluarkan oleh Ditjen Perhubungan Darat sesuai dengan uji coba yang dilakukan Pemkot Serang beberapa waktu lalu.

Berdasarkan survei dari kementerian, kata dia, penerapan SSA tersebut, mendapat penilaian baik dari masyarakat dalam mengurai kemacetan.

“Hasil uji coba SSA ini kan tidak dilakukan hanya satu kali. Tapi, perlu beberapa kali, agar ada penilaian masyarakat berupa survei ataupun jejak pendapat terhadap SSA. Memang ini kan harus beberapa kali uji cobanya. Jadi, masyarakat bisa menilai langsung terhadap penerapan SSA Kota Serang,” ujarnya, Ahad (11/8/2019).

Ia menjelaskan, apabila SSA tersebut diterapkan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi kembali. Hal tersebut untuk mengambil langkah-langkah kebijakan terhadap penerapannya. Sebab, perlu juga didukung sarana dan prasarana.

“Harus disediakan (rambu-rambu), agar mempermudah jalur lalu lintas. Ini juga kan perlu dievaluasi lagi dari hasil uji coba tersebut,” ucapnya.

Ia menuturkan, program SSA belum bisa diterapkan, karena masih menunggu rekomendasi dari Gubernur Banten Wahidin Halim. Sebab, lokasi SSA berada di sebagian jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Banten.

“Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi dari Provinsi Banten, pak gubernur dan Kemenhub,” tuturnya.

Ia menjelaskan, masih ada beberapa persyaratan untuk penerapan SSA, di antaranya membongkar median jalan di Jalan Ahmad Yani yang belum lama ini dibangun pemprov. Kemudian, harus melengkapi dan menambah sejumlah rambu lalu lintas.

“Jadi, kami masih harus melakukan kajian lagi itu untuk menghilangkan median jalan itu,” katanya.

Sementara, Wali Kota Serang Syafrudin akan mendorong Pemprov Banten, agar mengeluarkan rekomendasi perihal penerapan SSA di Kota Serang.

“Belum bisa diterapkan. Tapi, ini harus ditindaklanjuti. Karena, kalau tidak ada, ya tentu akan berjalan sia-sia. Harapannya semoga berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Seperti diketahui, Jalan Abdul Hadi merupakan jalan nasional dan kini sudah mendapat rekomendasi dari Pemerintah Pusat melalui Kemenhub.

Sementara, untuk Jalan Ahmad Yani, Yusuf Martadilaga, dan Jalan KH A Khotib berstatus jalan provinsi, sedangkan Kota Serang hanya memiliki kewenangan di satu ruas jalan, yakni KH Sochari. (Rizki Putri/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here