Rekomendasi Gubernur Belum Turun, Dana Partai Politik Batal Naik

SERANG, (KB).- Dana bantuan partai politik (parpol) pemenang Pemilu 2019-2024 di Kabupaten Serang batal naik untuk periode September-Desember 2019. Hal tersebut, karena rekomendasi Gubernur Banten untuk kenaikan tersebut belum turun hingga saat ini. Sebelumnya dana bantuan parpol di Kabupaten Serang Rp 1.500 per suara sah diajukan naik menjadi Rp 2.000 per suara sah.

Kepala Sub-Bagian Politik Dalam Negeri (Poldagri) pada Bagian Kesbangpol Kabupaten Serang Dik Dik Abdul Hamid mengatakan, untuk nilai dana bantuan parpol September-Desember 2019, periodisasi 2019-2024 masih sama besarnya, yakni Rp 1.500 per suara sah. Pada awalnya besaran dana tersebut akan dinaikkan jadi Rp 2.000 per suara.

“Kendala untuk naik jadi Rp 2.000, karena rekomendasi dari provinsi belum selesai. Jadi, batal dulu,” katanya kepada Kabar Banten, Rabu (27/11/2019).

Menurut dia, kenaikan itu kemungkinan baru akan terealisasi pada 2020. Ia menjelaskan, kenaikan harus sesuai dengan peraturan menteri dalam negeri (Permendagri), yakni jika harus atau ingin naik perlu ada rekomendasi dari gubernur.

“Sekalipun perda sudah disahkan, sementara rekomendasi belum, maka kami belum bisa naikkan. Alhamdulillah (pengurus parpol) masih bisa terima mungkin pengurus parpol paham aturan. Tahun 2020 (naik), tinggal tunggu rekomendasi provinsi,” ujarnya.

Ia menuturkan, yang menjadi kendala dalam rekomendasi tersebut, karena masih dilakukannya verifikasi di tingkat provinsi.

“Karena, di sana ada tim verifikasi, kenaikan harus ada tim verifikasi sejauh mana kelayakan bisa saja di-acc (disetujui) atau tidak. Tapi, kayaknya kalau hanya dari Rp 1.500 ke Rp 2.000 bisa di-acc. Rumusnya Rp 1.500 dibagi 12 kali empat kali jumlah suara,” ucapnya.

Disinggung kapan waktu pencairan dana tersebut, dia mengatakan, untuk dana parpol kepengurusan parpol saat ini baru. Artinya dalam setiap periode akan berbeda-beda.

“Jadi, walaupun dari September-Desember tetap diwajibkan buat permohonan pencairan, salah satunya ada autentikasi dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) terkait perolehan suara terbaru. Itu yang kami tunggu,” tuturnya.

Sampai saat ini, kata dia, masih ada dua parpol yang belum menyerahkan laporan tersebut. Ia berharap, awal Desember dana bantuan tersebut, bisa segera cair.

“Karena, penggunaan dari September. Pelaporan digabung periode 2014-2019, jadi ada dua yang sampai Agustus sudah ada di kami dan September sampai Desember periode 2019-2024 masih ditunggu,” ujarnya.

Ia menuturkan, untuk yang belum, pihaknya sudah menghubungi parpol bersangkutan. “Mungkin hari ini atau besok (diserahkan laporan),” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here