Kamis, 24 Mei 2018

Rehab Ruang Kelas Diklaim Over Target

SERANG,(KB).- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Serang menilai target rehab ruang kelas rusak berat pada tahun 2017 sudah melebihi target. Total ruang kelas rusak berat yang telah dilakukan rehab tahun ini mencapai 212 dari target awal 120 ruang kelas.

“Bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ada 61 ruang kelas, dari bantuan sosial 108 total dan dana APBD 43 ruang kelas. Jadi total 212 ruang kelas. jadi kita sudah over target untuk 2017 mah. Target over ini kan menutupi kekurangan di 2016,” ujar Asep kepada wartawan saat ditemui setelah sidang paripurna di gedung DPRD Kabupaten Serang, Senin (6/11/2017).

Untuk anggaran DAK tahun 2018 mendatang, pihaknya mengestimasikan anggarannya mencapai Rp. 13-15 miliar. “Kemarin kita bisa mengajukan di posisi Rp. 20 Miliar-an dan ada pengurangan katanya, tapi di APBD enggak tahu di RKA perkimnya berapa,” katanya.

Asep menjelaskan, target penyelesaian ruang kelas rusak pada tahun 2018 berdasarkan RPJMD terdapat 100 ruang kelas. Pada tahun 2016, ada 152 ruang kelas dan tahun 2017 ini terdapat 120 ruang kelas. “Kalau 100 ruang kelas di DAK saya sudah upload data di Kemenkeu itu 97 ruang kelas mudah-mudahan bisa di cover dengan dana DAK,” ucapnya.

Jika 97 ruang kelas tersebut berhasil dibiayai seluruhnya oleh DAK, maka pihaknya hanya tinggal mengejar sisanya saja. Oleh karena itu, perlu usaha keras untuk mendapatkan sejumlah uang demi mengejar sisa ruang kelas yang belum diperbaiki tersebut.

Saat disinggung berkurangnya target penyelesaian tersebut, Asep mengatakan, tidak ada yang berkurang. Namun, sesuai dengan target RPJMD yaitu dari 714 ruang kelas rusak berat, penyelesaiannya dilakukan secara bertahap sejak 2016-2021. “Jadi kalau ada yang ngomong masih banayk yang rusak, tapi harus ada tolak ukurnya yang ada dalam RPJMD. 714 itu dibagi bagi tiap tahunnya. Jadi jelas tolak ukurnya,” tuturnya.

Untuk mengatasi masalah ruang kelas tersebut, dirinya pun akan mengupayakan dana dari bantuan sosial. Sebab, menurutnya, Pemkab Serang berpeluang untuk mendapatkan dana tersebut, asalkan rajin berkomunikasi dengan pemerintah pusat.

“Tahun ini saja ada 108 ruang kelas (rehab dari bansos), mudah-mudahan selesai. Jadi kita hantam terus yang rusak berat ini agar bisa diselesaikan. Jika tahun ini bisa menyelesaikan melebihi target RPJMD, maka perlahan sekolah yang kondisinya rusak sedang pun akan dapat tergusur,” ujarnya. (DN)***


Sekilas Info

Aktivitas Nelayan di Bulan Ramadan, Menantang Dahaga di Lautan

Ramadan memang bulan yang didalamnya penuh berkah. Berbagai cara dilakukan masyarakat, khususnya umat muslim dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *