Selasa, 11 Desember 2018
DEKLARASI anti hoax penyuluh agama dari berbagai agama yang ada di Banten, di Kanwil Kemenag, Banten, KP3B, Kota Serang.*

Redam Keresahan Akibat Hoax, 1.602 Penyuluh Agama Dikerahkan

SERANG, (KB).- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten akan mengerahkan 1.602 penyuluh agama dalam upaya melawan berita-berita hoax yang beredar di kalangan masyarakat. Bahasa agama diyakini mudah diterima masyarakat dalam menyampaikan kebenaran.

“Kanwil Kemenag Provinsi Banten melibatkan seluruh elemen agama yang ada di Provinsi Banten untuk melawan berita-berita hoax. Bahasa agama lebih mudah diterima masyarakat untuk menyampaikan informasi-informasi yang benar,” kata Kepala Kanwil Kemenag Banten, H A Bazari Syam, pada acara Pembinaan Sadar Hukum dalam Bermedia Sosial, di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (13/3/2018). Ia berharap, penyuluh membawa misi-misi agama dan misi-misi negara. “Karena, berita hoax ini sudah masuk ke dalam pori-pori masyarakat,” ucapnya.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo berharap, para penyuluh agama bisa memberikan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat tentang situasi terkini fakta yang sebenarnya terjadi.
“Sehingga, keresahan yang terjadi di masyarakat bisa kami eliminasi,” ujarnya. Ia menuturkan, Polda Banten menangani delapan kasus yang berhubungan dengan hoax dan isu penyerangan terhadap agama tertentu. Ia berharap, kejadian serupa tidak terjadi lagi di wilayah hukum Provinsi Banten.

“Terkait dengan masalah hoax, saya sampaikan kami harus tetap waspada. Tentunya ini harus diantisipasi, supaya ke depan tidak terjadi lagi. Apabila ada kekhawatiran, kecurigaan, dan keresahan masyarakat dilaporkan kepada kepolisian. Nanti polisi yang akan turun untuk mengambil langkah,” tuturnya.

Ia mengapresiasi masyarakat Banten yang antusias dalam menangkal dan memerangi hoax. Bahkan, di kabupaten/kota seluruh elemen mulai dari masyarakat, mahasiswa, dan ulama sudah menyatakan siap memerangi hoax. “Saya kira untuk reaksi masyarakat Banten terkait perang melawan hoax luar biasa,” katanya.

Sementara itu, di tempat tersipah, Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (Kabinda) Provinsi Banten, Brigjen TNI Danny Gaothama mengunjungi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang, kemarin. “Saya sebagai orang baru, silaturahim kepada orangtua kami, ulama. Bagaimanapun, ulama itu pemersatu bangsa pemersatu rakyat, sehingga saya sebagai orang muda harus meminta arahan bagaimana kerja di Banten ini. Kemudian, bagaimana saya berpartisipasi dalam menjaga kedamaian, keamanan yang ada di Banten ini,” ujarnya.

Kabinda yang baru dua bulan menjabat di Banten tersebut mengajak para ulama untuk terus menebarkan kedamaian dan turut membantu aparat dalam menciptakan kondusivitas. “Karena, ke mana masyarakat akan mengadu, ke mana masyarakat akan berlindung kalau bukan pada ulama,” ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat jangan mudah percaya berita-berita hoax. “Kami mohon masyarakat untuk menjaga keamanan, kenyamanan wilayah khususnya tidak percaya kepada hoax. Apabila ada menemukan sesuatu hal yang tidak pasti silakan tanya kepada instansi yang berwenang,” tuturnya.

Ketua MUI Kota Serang, Mahmudi mengapresiasi kunjungan kabinda. Pihaknya siap mendukung program pemerintah yang pro terhadap rakyat. “Saya kira positif saja pada prinsipnya untuk kedamaian umat. Kami juga mendukung program pemerintah, tapi pemerintah juga dalam pencitraannya harus ada keterbukaan, pemerintah juga harus menerima kritikan-kritikan masyarakat,” katanya.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Ade Yuliasih menuturkan, pemerintah jangan terlalu menyudutkan masyarakat dalam persoalan hoax. “Harapan saya kepada kepala BIN yang baru mudah-mudahan lebih dekat lagi. Bukan hanya dengan kalangan ulama, tetapi juga dengan mahasiswa, dengan tokoh muda juga dengan politisi-politisi,” ujarnya yang turut hadir dalam diskusi tersebut. (Masykur/Job)***


Sekilas Info

RSUD Kota Serang Siap Kerja Sama dengan BPJS

SERANG, (KB).- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Toyalis mengatakan, pembangunan tahap kedua Rumah Sakit Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *