Jumat, 21 September 2018

Realisasi Kartu Indonesia Pintar Masih Terjadi Kesenjangan

SERANG, (KB).- Sebanyak 49.429 siswa dari 705 SD di Kabupaten Serang menerima Kartu Indonesia Pintar Terwujudnya pendidikan yang merata dan berkualitas. Melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dapat mengurangi anak putus sekolah. Kasie Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Aat Supriyadi mengatakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk keperluan pendidikan bagi keluarga tidak mampu.

Penerima KIP berawal dari program Dinas Sosial. Dari program tersebut, ada perlindungan sosial dan keluarga harapan bagi masyarakat yang menerima kartu keluarga harapan maka akan mendapatkan KIP. “Setiap bulan ada pencairan dan melaui tahapan-tahapan. Fokusnya di setiap kecamatan atau sekolah menerima KIP. Untuk mengethaui apakah siswa tersebut mendapatkan bisa di cek di kecamatan terverivikasi atau tidak dengan KIP. Siswa yang mendapat bisa menggunakannya untuk kebutuhan sekolah,”katanya saat ditemui, Senin (8/1/2018).

Ia mengatakan, KIP untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi kalangan kelurga kurang mampu untuk tetap bersekolah. Selain itu masih ada permasalahan lain seperti terkendala dari pihak Bank dan masih ada kesenjangan di masyarkat. “Pencarian KIP terkendala Input di bank. Misalnya ada satu bank yang ditunjuk untuk pengambilan KIP karena kurang tenaga dalam pelayanan. Karena jumlah penerima KIP cukup banyak.

Penerimaan KIP sampai saat ini masih terjadi kesenjangan antara yang seharusnya menerima dengan yang masih dirasa mampu. Keran data yang di berikan tersebut dari Badan Pusat Statistik (BPS) kami dari dinas pendidikan hanya sebagai menjembatani saja,”tuturnya. Ia mengatakan, pencairannya melalui bank yang sudah di tunjuk dari pemerintah. Disalurkan melalui rekening-rekening penerima, sedangkan sisanya akan disalurkan bertahap.

“Setiap tahun penerima mendapatkan Rp250.000 dan dapat dicairkan melalui bank. Semua penerima KIP bisa mengambil uang secara bertahap sesuai kebutuhan. Penerimaan KIP agar tidak boros. Siswa dapat memanfaatkan dana KIP dengan sebaik-baiknya. Program Indonesia Pintar salah satu program prioritas pendidikan pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan pendidikan baik sekolah dasar hingga sekolah menengah dari keluarga tidak mampu. (DE)***.


Sekilas Info

FISIP Untirta dan HIPIIS Gelar Seminar Nasional, Ilmuwan Sosial Dituntut Terus Berinovasi

SERANG, (KB).- Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sultan …

One comment

  1. assalamu’alaikum Wr. Wb……Sy sebagai Penjaga Sekolah/Satpam dengan 4 orang anak dan 1 Istri (Anak Pertama (Kuliah), Anak Kedua SMA Kelas XI, Anak Ketiga SD Kelas 3, Anak Ke Empat Balita). Penghasilan/bulan Sy boleh dibilang kurang dari Cukup (Rp. 900.000/bln), tapi Sy tidak pernah merasakan dan tidak pernah tau apa itu KIS maupun KIP sampai saat ini (sampai Anak Pertama Kuliah), padahal tiap tahun ada Sensus Kependudukan dan tiap tahun pula menanyakan Penghasilan Sy. Bukan itu saja selain KIS dan KIP Sy juga pernah mengajukan Program Bantuan Listrik Desa (LISDES) tapi nasibnya sama sampai saat ini pun tak pernah direalisasikan padahal sudah disurvey oleh pihah yang berwenang. Demikian Keluhan yang Sy sampaikan agar menjadi perhatian pihak terkait. Terima Kasih……

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *