Sabtu, 15 Desember 2018

Reaktivasi Jalur KA Rangkasbitung-Labuan Belum Pasti

LEBAK, (KB).- Pemkab Lebak mendorong agar reaktivasi jalur kereta api (KA) jurusan Rangkasbitung-Labuan segera terealisasi. Sebab, hingga kini belum ada kepastian kapan reaktivasi jalur KA tersebut terealisasikan.

Sekretaris Badan perencanaan daerah (Bappeda) Lebak, Yosep Muhammad Holis mengatakan, pemerintah daerah sejauh ini terus mendorong agar reaktivasi jalur KA Rangkasbitung-Labuan segera terealisasi. Berdasarkan koordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI), progres reaktivasi sudah memasuki tahap studi rasi dan konsultasi publik.

“Sudah ada progres, tetapi kapan mulai pembangunannya belum bisa dipastikan,” ucapnya, Selasa (4/12/2018). Ia menjelaskan, studi rasi dilakukan sebagai upaya memastikan apakah jalur lama akan tetap digunakan atau membuka jalur baru. Hal itulah yang saat ini masih dalam proses inventarisasi.

Namun, inventarisasi lahan juga sudah mulai dilakukan, khususnya mulai dari jalur Rangkasbitung hingga Labuan. “Progresnya cukup baik, tetapi untuk reaktivasi pembangunan Saketi-Bayah itu belum,” ucapnya. Menurutnya, reaktivasi jalur KA ini sangat penting sebagai pemantik peningkatan roda perekonomian masyarakat, termasuk bisa mendongkrak kemajuan sektor pariwisata. Sehingga, jalur KA ini tidak hanya sebatas untuk pemenuhan transportasi massal.

“Ini juga bisa menjadi jasa transportasi wisata. Karena kita tahu sepanjang jalur ini menyuguhkan pemandangan yang cukup indah,” katanya. Pembangunan reaktivasi jalur KA sepanjang 70 kilometer itu, sambung dia, akan sangat dirasakan masyarakat. Selain itu, bisa membebaskan Kabupaten Lebak dan Pandeglang dari daerah tertinggal.

Ia mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung pembangunan nasional di antaranya Waduk Karian yang berlokasi di Kecamatan Rangkasbitung. Termasuk pembangunan Jalan Tol Serang-Rangkasbitung-Panimbang dan pembangunan jalur double track kereta rel listrik (KRL) atau Commuter Line Rangkasbitung-Maja. Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang melintasi Kecamatan Cibadak, Warunggunung, Cikulur, Cileles, dan Banjarsari. “Kami optimistis pembangunan nasional itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. (PG)*


Sekilas Info

Rencana Penertiban Batas Sempandan Pantai, Langkah Gubernur Diapresiasi

LEBAK, (KB).- Sejumlah warga Lebak Selatan (Baksel) mengapresiasi rencana Gubernur Banten yang akan melakukan penertiban Batas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *