Ratusan Kepala Sekolah Ikuti Sosialisasi PMB

Rektor Untirta Sholeh Hidayat ditemani Wakil Rektor Bidang Akademik Fatah Sulaiman bersama ratusan kepala sekolah dan guru bimbingan konseling, di Auditorium Untirta, Kamis (14/2/2019).

SERANG, (KB).- Ratusan kepala sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK) se-Banten mengikuti sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Negeri, bersama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), di Auditorium Untirta, Kamis (14/2/2019).

Wakil Rektor Bidang Akademik Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, PMB 2019 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Kalau tahun sebelumnya masih dikelola panitia pusat, tahun ini penyelenggaraan PBM dikelola langsung oleh lembaga khusus yakni Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

“Ada 3 jalur PMB yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), selanjutnya ada Ujian Masuk Mandiri (UMM),” kata Fatah kepada Kabar Banten.

Ia menjelaskan, kuota Untirta pada PMB sebanyak 3.700 peserta. Pembagian kuota tersebut dibagi menjadi 30 persen SNMPTN, 40 persen SBMPTN dan 30 persen UMM.

“UTBK menjadi syarat pendaftaran SBMPTN, siswa yang sudah diterima pada SNMPTN tidak boleh mengikuti UTBK. Siswa harus mengikuti UTBK agar mendapatkan sertifikat nilai, yang akan digunakan saat pendaftaran SBMPTN,” ujarnya.

Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan Kerja sama dan Humas Untirta Sutji Ati berterima kasih kepada kepala sekolah dan guru-guru, yang sangat antusias mengikuti sosialisasi PMB di Untirta. PMB tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, seperti jalur SBMPTN yang menggunakan UTBK.

“Untuk jalur SNMPTN tidak ada yang berubah, siswa yang mengikuti jalur UTBK harus mengikuti tes terlebih dahulu agar mendapatkan sertifikat nilai. Selain itu juga, saat ini yang belum terakomodasi dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN), karena itu di bawah Kementerian Agama,” katanya.

Sementara itu, Rektor Untirta Sholeh Hidayat mengajak kepala sekolah dan guru BK mendorong peserta didik SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan tinggi.

“Saya juga mengajak kepada kepala sekolah dan guru untuk bersama-sama menyukseskan penerimaan mahasiswa baru pada jalur SNMPTN, SBMPTN dan jalur mandiri,” tuturnya. (DE)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here