Ratu Ati Marliati Wakil Wali Kota Cilegon Terpilih, Pemkot Siap Melaju Kencang

CILEGON, (KB).- Wali Kota Cilegon Edi Ariadi angkat bicara terkait Ratu Ati Marliati sebagai Wakil Wali Kota Cilegon terpilih. Ratu Ati terpilih melalui pemilihan suara anggota DPRD Kota Cilegon, Jumat (12/4/2019).

Ia optimistis, jika peran Ratu Ati sebagai Wakil Wali Kota Cilegon, akan berpengaruh pada percepatan capaian target-target Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, di sisa masa jabatannya yang berakhir pada 2020.

Menurut dia, tidak perlu lagi memberikan penjabaran tentang strategi untuk mengejar target-target RPJMD. Mengingat Ratu Ati sebagai mantan Kepala Bappeda Kota Cilegon, sangat menguasai hal tersebut.

“Saya tidak perlu lagi melakukan penjabaran-penjabaran. Bu Ati kan lulusan Bappeda, tahu betul mana saja yang harus menjadi prioritas,” katanya, akhir pekan lalu.

Terpilihnya Ratu Ati sebagai Wakil Wali Kota Cilegon, menjadikan Kota Cilegon kini dipimpin oleh pasangan politisi mantan birokrat. Bahkan uniknya, baik Ratu Ati maupun Edi merupakan mantan Kepala Bappeda Kota Cilegon.

“Birokrat dan birokrat, itu jadi mantap. Ibarat kecepatan mobil, bisa 400 km per jam tuh,” ujarnya.

Ia mengapresiasi segala persiapan yang dilakukan Ratu Ati, selama tahapan pemilihan Wakil Wali Kota Cilegon berlangsung. Kini, dia tinggal menunggu hari pelantikan Ratu Ati sebagai Wakil Wali Kota Cilegon.

“Sekarang tinggal menunggu pelantikannya. Tinggal pemkot saat ini tunggu SK (surat keputusan) permohonan pelantikan dari dewan. Nanti diserahkan ke Pemprov Banten untuk diproses di Kemendagri,” ucapnya.

Ia menuturkan, satu hal yang akan dilakukan Pemkot Cilegon ketika Ratu Ati telah resmi menjadi Wakil Wali Kota Cilegon, yakni pengisian jabatan kosong di sejumlah OPD, yang kini masih dijabat para pelaksana tugas (plt).

“Saya berharap, secepatnya bu Ati dilantik. Setelah kursi wakil terisi, kekosongan jabatan di OPD-OPD pun akan kami segera isi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Wali Kota Cilegon Syihabudin Syibli mengatakan, jika berkas permohonan pelantikan Ratu Ati Marliati mulai dibuat Senin (15/4/2019). Ia membenarkan jika berkas pemohonan akan terlebih dahulu diserahkan ke Pemkot Cilegon.

“Kalau berkas selesai, kami serahkan dulu ke Pemkot Cilegon. Nanti Pemkot memberikan ke Pemprov Banten, agar bisa segera diproses,” katanya.

Ia optimistis, jika jalannya tahapan pemilihan tidak memiliki cacat hukum. Padahal, segelintir pihak menilai, ada persoalan pada tahapan pemilihan tersebut, yakni terkait masing-masing calon yang hanya diusung satu partai serta tidak dilibatkannya Rahmatulloh sebagai anggota panlih, saat pemilihan suara berlangsung.

“Tentang legitimasi masing-masing calon yang diusung satu partai, itu kan ada dalam klausul aturannya. Bisa diusung partai atau gabungan partai, jadi tidak masalah. Terkait pak Rahmatulloh yang tidak terlibat sebagai panitia pemlihan, itu juga bukan masalah. Insya Allah semua tahapan sudah berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Pada bagian lain, Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Setda Pemprov Banten Samsir menuturkan, jika pihaknya siap membuat surat pengantar permohonan pelantikan Wali Kota Cilegon terpilih Ratu Ati Marliati.

Menurut dia, proses pembuatan SK pelantikan Ratu Ati tidak akan membutuhkan waktu lama. “Paling tunggu setelah pilpres ya, setelah itu barulah bisa diproses. Setelah pemilu mungkin agak lama di pusatnya, tapi saya yakin tidak akan terlalu lama kok,” ucapnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here