Raperda Penyertaan Modal Bank Banten Diparipurnakan Hari Ini

net.

SERANG, (KB).- Raperda tentang penambahan penyertaan modal Pemprov Banten kepada PT BGD untuk Bank Banten mulai dibawa ke Rapat Paripurna DPRD Banten, Sabtu (11/7/2020) hari ini. Rapat paripurna tersebut beragendakan penyampaian nota pengantar Gubernur Banten.

Informasi yang dihimpun, paripurna dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB. Pada hari yang sama juga akan dilaksanakan paripurna penyampaian nota pengantar gubernur mengenai Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP). 

Wakil Ketua Komisi III DPRD Banten M Nawa Said mengatakan, tedapat dua pansus yang akan dibentuk DPRD Banten pada Sabtu (11/7/2020). Pertama, pansus Raperda RZWP dan Raperda Penambahan Penyertaan Modal Pemprov Banten kepada PT BGD untuk Bank Banten.

Baca Juga : Pemprov Segera Ambil Alih Bank Banten

Dia menjelaskan, pansus Raperda penyertaan modal akan dibentuk dari jajaran Komisi III DPRD Banten beserta beberapa usulan fraksi. Sementara untuk RZWP dibentuk dari Anggota DPRD Banten lintas komisi berdasarkan usulan fraksi.

“Karena ketika kami dorong (Pansus RZWP) komisional juga,Kkomisi IV enggak mau, karena ada dua raperda yang sedang digarap oleh komisi IV,” katanya.

Ia menjelaskan, draf Raperda tentang penyertaan modal telah disampaikan ke DPRD Banten. Draf tersebut telah disampaikan juga kepada Bapemperda, untuk selanjutnya mengeluarkan rekomendasi kepada Pimpinan DPRD Banten.

“Rekomendasi itu jadi acuan untuk menyusun kegiatan DPRD. Jadi alurnya gitu,” katanya. 

Politisi Demokrat ini mengatakan, pada saat pembahasan raperda penyertaan modal harus dibuka forum konsultasi publik. Untuk teknisnya dia menyerahkan kepada pansus. 

“Yang jelas sebelum kita lakukan paripurna terkait dengan nota pengantar penambahan penyertaan modal itu kita akan melakukan paripurna terkait dengan keputusan DPRD, keputusan DPRD terkait dengan perubahan program kerja legislasi. Jadi masukan di situ, karena inikan (Rapeda Penyertaan Modal) masuknya di tengah,” ujarnya.

Baca Juga : Penyertaan Modal Bank Banten Susut Jadi Rp 1,5 Triliun

Intinya, kata dia, DPRD Banten mendukung penuh Pemprov Banten untuk menyelamatkan dan menyehatkan Bank Banten.

“Kan kita given sifatnya, jangan dibalik seolah kita yang dorong. Karena kita juga lihat itukan mandatori dari pemerintah pusat. Supaya tidak berdampak sistemik, masalah nanti hasilnya raperda itu seperti apa itukan domain pansus,” tuturnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Rina Dewiyanti mengatakan, dana kasda yang akan dikonversi menjadi penyertaan modal senilai Rp 1,5 triliun.

Adapun terkait surat awal gubernur bahwa yang akan dikonversi senilai Rp 1,9 triliun, ia menjelaskan, secara keseluruhan kasda yang tertahan di Bank Banten senilai Rp 1,9 triliun. Nilai ini terdiri atas Rp1,5 triliun dana kasda yang masih tersimpan di kas pemprov dan Rp 400 miliar yang disalurkan kepada OPD di masing-masing di rekening bendahara pengeluaran. 

Pada saat gubernur menyampaikan konversi dana kasda sebagaimana arahan OJK dana kasda itu yang tertahan di Bank Banten, maka nilainya adalah Rp 1,9 triliun.

Baca Juga : Alasan Pemprov Banten Tak Menyertakan Modal ke Bank Banten pada APBD 2019

“Namun TAPD menghitung kembali kemampuan keuangan karena sudah ada yang disalurkan dari RKUD dan kemampuan keuangan daerah kita menghitung kembali sehingga Rp1,5 triliun itu saja,” ucapnya. 

Konversi, kata dia, diartikan atas dana yang tertahan. “Artinya memang uangnya sudah ada di Bank Banten. Atas dana yang tertahan, awalnya kan di giro, laporan neracanya Bank Banten itu ada giro,” ujarnya. 

Dari giro itu kemudian dialihkan menjadi penambahan perkuatan modal, atau jadi Capital Adequacy Ratio (CAR) atau rasio kecukupan modal.

“Jadi masuk di equity, memindahkan catatan secara akutansi. Sehingga Bank Banten bisa dinyatakan sehat dengan kecukupan modal dengan tamaban Rp 1,5 triliun. Penyertaan modal harus kepada BUMD, BUMD-nya PT BGD jadi tetap dari pemprov ini ke PT BGD dulu nanti BGD langsung transfer ke Bank Banten,” katanya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here