Minggu, 23 September 2018

Rangkaian Event Pariwisata 2018 di Kota Serang

SERANG, (KB).- Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kota Serang memiliki beberapa agenda tahunan yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini pada Maret-April. Kegiatan pertama yang akan dilakukan pada tahun ini, yaitu Serang Art and Culinary Festival pada April mendatang. Pada tahun lalu festival tersebut mengangkat tema makanan tradisional, seperti makanan khas Serang, seperti rabeg dan sate bandeng.

“Dalam waktu dekat ini akan ada kegiatan Serang Art and Culinary Festival. Sebelumnya, tahun lalu kami sudah mengadakan festival tersebut. Pada tahun ini akan diadakan kembali pada April mendatang dan festival ini akan menjadi agenda tahunan,” kata Kepala Bidang Promosi Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kota Serang, Nursalim, Senin (12/2/2018).

Ia menuturkan, selain itu, pada April juga ada beberapa kegiatan, seperti pemilihan Kang dan Nong Kota Serang dan Fashion and Craft,” ujarnya. Di luar agenda tersebut, ucap dia, ada juga agenda lainnya, seperti kunjungan kerja untuk mempromosikan Banten khususnya Kota Serang di luar daerah. Tujuan dari kegiatan dan festival yang dilakukan tersebut, adalah untuk memperkenalkan wisata yang ada di Banten dan Kota Serang.

Untuk di bulan lainnya akan ada kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pada Juli, Pawai Budaya dan Serang Fair pada Agustus, Festival Masyarakat Pesisir, Festival Keraton Surosowan, Tapak Karuhun Banten, serta Panggung Kreatif pada November, yang terakhir Panjang Maulid pada Desember.

Ia mengatakan, kegiatan yang dilakukan Disparpora tersebut juga bertujuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif pedagang kecil yang ada di Kota Serang. Sehingga, hal tersebut dapat memperbaiki perekonomian keluarga mereka. Jadi, untuk warga Serang, siapa pun yang ingin ikut serta dalam kegiatan bisa langsung datang dan menyaksikan kemariahannya.

“Seperti tahun lalu, kami membuat Festival Keraton Surosowan di Banten Lama untuk pertama kalinya. Karena, baru pertama dan masih banyak yang harus diperbaiki, jadi festival tersebut akan diagendakan setiap tahunnya. Kalau untuk wisata belanja, kami memang belum siap. Namun, kami sudah menyiapkan tempat belanja sementara di Pasar Lama,” tuturnya. (Rizqi Putri/Job)***


Sekilas Info

Meriam Ki Amuk Masih Menjadi Daya Tarik Wisatawan

MUSEUM Situs Kepurbakalaan Banten Lama yang didirikan pada tanggal 15 Juli 1985 di halaman utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *