Selasa, 20 November 2018

Ramai-ramai Berburu Sekolah Negeri

SERANG, (KB).- Menjelang tahun ajaran baru 2018/2019, sekolah-sekolah negeri paling banyak diburu pada saat Penerimaan Pendaftaran Siswa Baru (PPDB) baik online maupun manual. Sementara sekolah swasta masih menunggu pasca PPDB selesai.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugroha Jaya mengatakan, sekolah negeri menerima sesuai kapasitas dan tidak boleh menerima siswa siluar ketentuan jumlah dalam standar nasional (baik rombel maupun siswa per kelas).

“Sudah ada ketentuan untuk tidak menerima siswa lebih dari yang ditentukan. Minat siswa dan orang tua jadi hak mereka sepenuhnya. Sekolah yang masih kurang siswa pada PPDB disebabkan berbagai hal dari internal ataupun eksternal,” katanya kepada Kabar Banten, Minggu  (8/7/2018)

Ia mengatakan banyak siswa yang mendaftar ke sekolah negeri maka akan berdampak kepada sekolah swasta yang tidak bisa berkembang serta bersaing karena kekurangan siswa.

“Sekolah swasta harus bisa bersaing dengan mereka pengelolaan yang bagus, tunjukkan prestasi yang unggul, sehingga walaupun biaya mahal tetapi tetap menjadi pilihan warga,” katanya.

Salah satu sekolah SMP swasta di Kab. Serang yang tidak ingin di sebutkan namanya mengatakan, SMP swasta tidak menerapkan sistem zonasi yang dilakukan di sekolah negeri. Oleh karena itu, siswa yang jauh dari sekolah bisa mendaftar dimana pun. SMP swasta tidak menerapkan sistem zonasi yang dilakukan di sekolah negeri.

Dengan demikian siswa yang jauh dari sekolah bisa mendaftar dimana pun. Menurut dia, orang tua calon peserta didik kebanyakan belum bisa memutuskan untuk mendaftarkan putra-putrinya ke sekolah swasta. Ditambah lagi dampak pendidikan gratis yang dibiayai pemerintah di sekolah negeri.

“Meskipun sudah buka pendaftaran dulu, namun yang daftar sedikit. Kami harus menunggu hasil pengumuman dari sekolah negeri, baru akan kita tutup setelah penuh kelasnya,” katanya.

Ketua pelaksana PPDB online  Samsuri mengatakan  meskipun SMP Negeri 2 Cikande tidak menerapkan PPDB online tetap banyak siswa yang mendaftar di sekolah. “Sekolah terdekat calon siswa terdekat tentu memilih SMPN 1. Walaupun tidak melaksanakan PPDB onlien tetap sekolah kami masih banyak diminati oleh para calon siswa baru. Sampai tidak menerima siswa lagi dikarenakan tidak tertampung,” katanya. (DE)*


Sekilas Info

Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi 3.0

Sistem pendidikan tinggi di Indonesia terdiri dari jalur akademik melahirkan sarjana sampai doktoral, jalur vokasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *