Selasa, 19 Juni 2018

Ramadan, Berkah Untuk Misja

SERANG, (KB).- Masih ingat kakek Misja (64) Bin Salman? Lelaki paruh baya asal Kampung Pabuaran, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan yang sehari hari bekerja sebagai penyapu makam dan tinggal di rumah tak layak.

Kini rumah kakek sebatang kara tersebut sudah diperbaiki. Pascaramainya pemberitaan tentang dia, banyak bantuan yang berdatangan. Sampai akhirnya rumahnya pun terbangun dengan layak.

Baca Juga: kakek misja penyapu makam hidup sebatang kara

Saat ditemui, Misja sedang tak ada di rumah. Lalu salah seorang tetangganya menunjukan bahwa ia sedang berada di makam. Benar saja ketika didatangi ia sedang asyik bercocok tanam. Dengan tubuh yang renta, Misja menyapa dengan ramah.

Sambil memetik tanaman kacangnya, Misja bercerita, semua kehidupan yang mulai membaik itu dianggapnya sebagai berkah Ramadan. Rumah rusaknya mendapatkan perbaikan sekitar bulan Mulud lalu. “Alhamdulillah diperbaiki Mulud kemarin,” ujarnya saat ditemui dirumahnya, Jumat (8/6/2018).

Misja mengatakan, selama bulan Ramadan memang menjadi berkah tersendiri baginya. Banyak sedekah yang didapatkannya dari tetangganya kini. “Kalau puasa mah kopi, gula, beras juga dapat dari tetangga. Ada aja yamg ngasih,” katanya.

Selama ini, dirinya memang hidup sebatang kara. Tak ada sanak keluarga yang menemani dihari senjanya. Untuk mengisi waktu luangnya, ia kerap bekerja sebagai penyapu makam yang tidak jauh dari rumahnya. “Gini bapak mah namanya juga gak punya,” ucapnya.

Selain menyapu makam, dirinya pun kerap bercocok tanam di tanah kosong sekitaran makam. Ada berbagai tanaman disana mulai dari kacang kacangan, ubi kayu hingga ubi rambat. Semuanya ditanam disana.

Namun yang mengherankan semua hasil bumi itu tidak di jualnya. Melainkan diberikan kepada tetangganya. Menurut dia itu bentuk ucapan syukurnya sebab selama ini hidupnya memang mengandalkan uluran tangan tetangganya.

“Orang-oramg juga pada tanya kenapa enggak dijual, kata saya biar buat tetangga. Kalau ngasih yang lain mah enggak bisa, jadi dari hasil tani saja biar pada ngerasain tetangga,” tuturnya. (Dindin Hasanudin)*


Sekilas Info

Tim Favoritnya Gagal Lolos ke Piala Dunia, Wagub Banten Alihkan Dukungan untuk Brasil

SERANG, (KB).- Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy kecewa berat tim kesayangannya, Italia, gagal tampil di Piala …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *