Rabu, 20 Februari 2019
Breaking News

Raker Untirta, Agenda Pemilihan Rektor Dibahas

CILEGON, (KB).- Senat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) gelar rapat evaluasi dan membahas persiapan pemilihan calon rektor yang akan digelar tahun ini, di salah satu hotel di Kota Cilegon, Rabu (16/1/2019).

Ketua Senat Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, rapat tersebut diikuti 38 peserta membahas evaluasi selama 2018, serta pencapaian-pencapaian yang sebelumnya belum dicapai. Tak hanya itu, dalam raker tersebut juga dilanjutkan dengan pembahasan Pemilihan Rektor Untirta.

“Kami juga menggelar sosialisasi dan pembahasan terkait persiapan pemilihan pimpinan Untirta, yang akan digelar tahun ini,” kata Fatah kepada Kabar Banten.

Ia mengatakan, dalam raker tersebut juga membahas jadwal tahapan pemilihan Rektor Untirta. Peserta bisa memberikan masukan dengan menggunakan notulensi dan finalisasi, guna memudahkan proses pemilihan rektor.

“Semoga proses tahapan ini berjalan lancar, sebagai bentuk regenerasi dan proses berorganisasi yang sehat di Untirta,” ujarnya.

Rektor Untirta Sholeh Hidayat mengatakan, bagi dosen yang ingin mencalonkan diri untuk melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Laporan tersebut menjadi syarat untuk mencalonkan.

“Proses pemilihan rektor bisa berjalan dengan suasana yang menyenangkan, nyaman damai dan bermartabat,” ucapnya.

Pemateri Kepala Bagian Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Samsul Hadi mengatakan, pemilihan rektor sepenuhnya menjadi kewenangan senat. Sehingga apapun yang sudah dihasilkan oleh panitia, hanya boleh diputuskan oleh senat.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi dan Nomor 21 Tahun 2018 tentang perubahan atas Permenristek Dikti Nomor 19 Tahun 2017,” tuturnya.

Ia mengatakan, proses pemilihan tersebut pada tahap pertama diperoleh 10 bakal calon, kemudian dikirim ke Menristekdikti menggunakan surat Ketua Senat. Selanjutnya diadakan penyaringan kembali dari 10 menjadi 3 nama lalu dikirim kembali ke menteri.

“Mengirimkan harus menggunakan surat dari Ketua Senat dan meminta Pak Menteri untuk hadir dalam pemilihan,” katanya. (DE/YA)*


Sekilas Info

UIN SMH Banten Siapkan 200 Kuota Mahasiswa untuk Prodi Baru

SERANG, (KB).- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyiapkan 200 kuota untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *