Raih Runner Up Piala Menpora, SSB Bhayangkara Disambut Dispora Banten

SEKRETARIS Dispora Banten Ai Dewi Suzzana (kiri depan) berfoto bersama skuat dan oficial SSB Bhayangkara Tigaraksa FS.*

SERANG, (KB).- SSB Bhayangkara Tigaraksa FS disambut Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Banten, Selasa (3/9/2019). Hal tersebut karena mereka berhasil menjadi runner up dengan membawa nama Banten pada ajang Piala Menpora di Solo, Jawa Tengah, 26-30 Agustus 2019 lalu.

Berdasarkan pantauan Kabar Banten di lokasi, SSB Bhayangkara FS dihadiri oleh sejumlah pemain, Manajer Tim, ofisial, hingga orangtua pemain. Sementara dari pihak Dispora Banten diwakili oleh Sekretaris Umum Ai Dewi Suzzana dan Kepala Seksi Prestasi dan Penghargaan Atlet, Umar.

Manajer SSB Bhayangkara FS Endang Sutrisna berterima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Dispora Banten. Hal tersebut membuktikan kepedulian pemerintah daerah kepada atletnya. Terlebih, SSB Bhayangkara FS telah membawa nama Banten pada kancah nasional.

“Terima kasih karena kami sudah disambut dengan baik. Hal itu menjadi motivasi bagi kami, karena dari unsur Pemprov Banten maupun dari Pemkab Tangerang tetap mendoakan dan menyuport kami. Apalagi ini kan memang event resmi dan berjenjang usia,” ujarnya saat ditemui usai pertemuan, Selasa (3/9/2019).

Selain itu, ia tidak menyangka timnya dapat meraih prestasi menjadi runner up di kejuaraan Piala Menpora, karena event tersebut bertaraf nasional. Apalagi, pihaknya sebelumnya tidak mengantongi peta kekuatan lawan, yang akan mereka hadapi pada ajang tersebut.

“Kami tidak menyangka bahkan tidak memimpikan menjadi runner up di Piala Menpora, walaupun memang pada puncak permainan anak-anak sudah terlihat bagus. Meskipun hal itu tidak menjamin apa-apa, karena kita belum tahu kekuatan lawan. Terlebih kami kan menghadapi tim dari Jawa Tengah dan Jawa Barat yang notabene merupakan tim kuat di sepak bola,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata pria yang juga merupakan anggota kepolisian tersebut mengatakan, tahun depan pihaknya menargetkan minimal dapat mempertahankan gelar. Meskipun, kata dia, mempertahankan akan jauh lebih sulit ketimbang merebutnya.

“Kami sudah evaluasi, karena itu dibutuhkan. Apalagi, mempertahankan lebih berat ketimbang merebut. Tapi kami masih memiliki setidaknya 40 persen komposisi pemain yang ada saat ini, untuk tetap dapat bermain lagi tahun depan. Mereka dipastikan akan menjadi kerangka tim berikutnya, namun dengan tambahan kekuatan dari pemain baru dan tentunya dengan strategi dan formasi yang baru juga,” tuturnya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here