‘Qurbanku Hasanahku’, BNI Syariah Salurkan Hewan Kurban

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (kiri), menyerahkan hewan kurban 'Qurbanku Hasanahku, kepada Pimpinan Ponpes Al-Bustaniyah, Ade Fahrudin Sam'un (kanan), di Ponpes Al-Bustaniyah, Kota Cilegon, Banten, Rabu (14/8/2019).*

BNI Syariah bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT) menyerahkan dua belas hewan kurban yang terdiri dari tiga ekor sapi dan sembilan ekor kambing kepada Yayasan Pendidikan Islam Al-Bustaniyah di Jalan Curug Kepuh, Lingkungan Curug Sekolah, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Rabu (14/8/2019).

Kegiatan ini merupakan rangkaian untuk peringatan Iduladha 1440 Hijriyah. Dimana sembilan ekor kambing itu berasal dari karyawan dan rekanan BNI Syariah. Kemudian, tiga ekor sapi, dua diantaranya diberikan oleh YHT dan satu ekor lainnya dari karyawan kantor Wilayah Jabodetabek Plus (WJP).

Direktur Utama (Dirut) BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan, melalui kegiatan tersebut diharapkan bisa menjadi wadah bagi masyarakat, nasabah, maupun karyawan dalam menyalurkan hewan kurban secara tepat sasaran dan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas.

Ia mengatakan, tahun ini, BNI Syariah menyelenggarakan tiga kegiatan, yaitu Qurbanku Hasanahku di seluruh kantor wilayah dan cabang, Qurban Hasanah di Batas Negeri yang dilakukan di 6 titik, dan program Qurbanku. Kemudian, hewan kurban yang disalurkan melalui BNI Syariah kali ini sebanyak 450 ekor, yang terdiri dari 138 sapi/kerbau dan 321 kambing/domba di seluruh kantor cabang BNI Syariah.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menyerahkan bantuan kepada Ponpes Al-Jauharotunnakiyah sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan.*

“Qurbanku Hasanahku merupakan kegiatan pengumpulan hewan kurban yang diberikan oleh nasabah, masyarakat, maupun karyawan melalui seluruh Kantor Cabang BNI Syariah, kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami juga memberikan bantuan kepada Ponpes Al-Jauharotunnakiyah sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan,” ujarnya.

Ia menyampaikan ada dua kegiatan yang dilakukan oleh pihaknya. Seperti berkurban serta kegiataan literasi dan edukasi. Menurutnya, saat ini tingkat literasi pemahaman syariah hanya 8 persen di seluruh Indonesia. Sedangkan penduduk Indonesia lebih dari 87 persen merupakan muslim.

“Tentu ini ironis kalau hanya 8 persen, termasuk inklusi keuangan. Semoga dengan kegiatan ini angka itu semakin bertambah. Karena saat ini kami menyelanggarakan kegiatan yang sama lebih dari 10 lokasi. Sehingga tujuan tersebut dapat tercapai, termasuk halal ekosistem, sekaligus mengajak orang untuk berkurban bersama BNI Syariah,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya ikut mendukung program “Green Activity”. Salah satunya dengan tidak menggunakan kantong plastik. Akan tetapi menggunakan anyaman bambu atau besek sebagai pembungkus daging kurban. Sehingga ramah lingkungan dan meminimalisir sampah plastik di Indonesia. Tidak hanya itu, pihaknya pun sudah mulai mengurangi penggunaan plastik. Mulai dari penyajian minuman, makanan, hingga bermitra.

“Memang kalau meniadakan seketika tidak bisa, tapi kami sudah mulai mengurangi penggunaan-penggunaan plastik. Termasuk memilih partner yang sudah melakukan dampak lingkungan (amdal). Sehingga saat kami membangun kemitraan dengan debitur, sudah dipastikan mereka menerapkan amdal,” tuturnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Cilegon Edi Ariadi. Edi mengapreasiasi kegiatan yang diselenggarkan BNI Syariah. “Tentu kami sangat bersyukur, terimakasih atas diserahkannya hewan kurban ini. Karena ini juga salah satu upaya untuk mendorong masyarakat serta perbankan lainnya agar termotivasi untuk ikut menyelenggarakan kegiatan serupa,” ujar Edi. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here