Putus Covid-19, Mobil Gunner Diterjunkan di Wilayah Tangerang Raya

TANGERANG, (KB).- Pasca ditetapkannya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) tahap 2 di wilayah Tangerang Raya berlanjut hingga 17 Mei 2020, Palang Merah Indonesia (PMI) di Tangerang menerjunkan sejumlah mobil Gunner berisi cairan disinfektan menyemprotkan sejumlah jalan protokol. Model demikian diklaim meniru yang dilakukan kota Wuhan, Cina dalam memberantas Covid-19.

Di Kota Tangerang, PMI setempat menyemprotkan cairan disinfektan menggunakan mobil gunner di Jalan KH Hasyim Ashari, MH Tamrin Kebon Nanas, TMP Taruna dan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (2/5/2020). Penyemprotan dilakukan ke objek yang sering disentuh warga di ruang publik.

”PMI akan terus melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kota Tangerang guna memutus mata raintai penyebaran Covid-19 ini,” ujar Wawan Fauzi, Sekertaris PMI Kota Tangerang, Ahad (3/5/2020).

Sebanyak dua unit mobil gunner atau penyemprot yang merupakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, yang didesain khusus dan dapat menyemprotkan cairan disinfektan secara masif dikerahkan PMI dan dibantu juga oleh BPBD, dishub, Satpol PP Kota Tangerang.

Wawan mengatakan penyemprotan tersebut dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan para relawan PMI Kota Tangerang serta bekerja sama dengan PMI Pusat dan Pemerintah Kota Tangerang.

“Kami juga mengerahkan armada lain berupa bentor, max (mobil) dan hand spray,” katanya.

Menurut Wawan, operasi penyemprotan disinfektan ini merupakan misi kemanusiaan PMI untuk membantu pemerintah dalam melakukan mitigasi Covid-19. Penyemprotan diarahkan langsung ke objek yang sering bersentuhan langsung dengan manusia, bukan jalanannya.

“Operasi ini mirip di Kota Wuhan yang sudah sukses dengan berbagai upaya pencegahan dan mitigasinya,” pungkasnya.

Di Kota Tangsel, PMI setempat juga mengerahkan dua mobil gunner menyemprotkan cairan disinfektan di daerah yang menjadi penyangga ibukota. Penyemprotan yang dilakukan oleh petugas gabungan dari PMI, TNI, dan Polri ini, menjadi salah satu upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Sekretaris PMI Kota Tangsel Aji Eka Warman menjelaskan bahwa penyemprotan yang menggunakan alat pada mobil gunner spraying ini, akan dilaksanakan secara rutin.

“Jadi program dari PMI Pusat ini akan menyemprotkan disinfektan ke daerah penyangga ibu kota, seperti Tangerang Raya, Bogor, dan Bekasi, setiap hari Sabtu,” ujar Aji.

Mobil yang mampu menampung cairan disinfektan sebanyak 5.000 liter itu, akan menyemprotkan cairan tersebut ke seluruh ruas jalan di Tangsel secara bertahap. Pada tahap pertama dari jilid 2 PSBB di Tangsel, mobil gunner baru menyemprotkan cairan disinfektan di empat wilayah, yakni Serpong, Setu, Serping Utara dan Pamulang.

“Tujuh Kecamatan ini harus kena semua. Tapi tidak mungkin dalam satu hari selesai semua. Untuk Sabtu minggu depan baru mungkin akan di Ciputat Timur, Ciputat dan Pondok Aren. Jadi kita gilir semuanya,” tuturnya.

Setelah semuanya merata, penyemprotan ini pun akan dilaksanakan secara rutin selama tiga bulan ke depan dengan mobil gunner tersebut.

“Jadi penyemprotannya akan lebih merata kalau menggunakan alat ini, daripada alat sprayer yang biasa kita gunakan atau gendong, maupun sprayer yang di mobil Grand Max. Jadi semprotannya lebih luas,” ujar Aji.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan Aris Kurniawan menambahkan tempat yang menjadi target dari penyemprotan ini adalah tempat-tempat yang masih terjadi keramaian.

“Perkantoran pemerintahan, kantor DPR, pasar. Di situ ada mal-mal dan menuju pusat pemerintahan semuanya. Kemudian di puspiptek juga ada sekolahan SMA, dan semuanya menuju ke Kantor Pemerintah Kota Tangsel,” singkatnya.

Sementara di wilayah Kabupaten Tangerang, PMI setempat menerjunkan tiga mobil gunner dengan melakukan penyemprotan disinfektan di Jalan-jalan Nasional, Sabtu (2/05/2020). Penyemprotan jalan-jalan nasional ini dilakukan demi memutus rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang diindikasikan menempel di benda-benda sepanjang jalan tersebut.

“Tiga Unit mobil Gunner yang kita turunkan di hari pertama PSBB jilid 2 ini menyasar sejumkah titik jalan nasional seperti dijalan raya Serang, Jalan Raya Legok-Karawaci dan Gading Serpong,” ungkap Ketua PMI Kabupaten Tangerang Soma Atmaja.

Dipilihnya jalan nasional karena tempat hilir mudik kendaraan yang melintas antar kota dan provinsi bahkan perlintasan antar pulau.

“Semua yang kami lakukan tidak akan berarti tanpa kepatuhan masyarakat. Untuk itu kami berharap masyarakat harus lebih mematuhi anjuran pemerintah agar kita bersama-sama memerangi Covid-19,” imbuh Soma yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang ini. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here