Sabtu, 17 November 2018

Puncak Cibaja Mulai Jadi Magnet Wisatawan

Objek wisata Puncak Cibaja yang beralamat di Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang terus berkembang. Bahkan, kini destinasi wisata yang menawarkan alam yang hijau tersebut menjadi magnet bagi para pengunjung, terutama para pencinta kamping.

Bagaimana tidak, objek wisata alam terbuka yang dikelola oleh masyarakat dan desa setempat tersebut, menawarkan keindahan alam yang sangat sejuk dan memiliki spot-spot foto yang sangat menarik dan tentunya instagramable.

Kepala Desa Cikolelet, Ojat Darojat mengatakan, wisatawan yang datang ke objek wisata alam terbuka Puncak Cibaja saat ini terus mengalami peningkatan setiap harinya, terutama saat libur panjang bisa mencapai ratusan orang. Mereka datang dari berbagai daerah di Banten.

“Peningkatannya lumayan signifikan, pendapatan yang masuk itu antara lain ke desa melaui BUMDes 20 persen dari harga masuk kami buka tiket Rp 10.000 termasuk asuransi, percetakan tiket, kemudian 40 persen untuk Perhutani, dan 40 persen untuk pengelola lembaga masyarakat desa hutan,” katanya kepada Kabar Banten.

Namun demikian, pihaknya menuturkan, terus berupaya menata objek wisata tersebut, agar semakin dilirik oleh para pengunjung, di antaranya dengan meminta bantuan penataan baik dari Provinsi Banten atau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

“Dalam satu tahun ini, kami ada bantuan landmark dan pedestrian atau jalur pejalan kaki, itu dari provinsi. Kemudian, kami juga mendapat bantuan tiga paket berupa pembangunan menara pandang Rp 190 juta, MCK (mandi, cuci, kakus) Rp 130 juta, dan pengadaan jaringan listrik Rp 90 juta,” ujarnya.

Ia mengatakan, bantuan tersebut sengaja difokuskan untuk Objek Wisata Puncak Cibaja, karena sudah memiliki legalitas. Di mana legalitas yang dimaksud, adalah berupa perjanjian kerja sama antara pihak Perhutani, pemerintahan desa melaui BUMDes, dan lembaga masyarakat desa hutan.

“Tapi, memang masih ada yang perlu dibenahi, antara lain infrastruktur dari kampung terdekat ke objek wisata yang masih tanah, sekitar 2 kilometer. Harapannya mudah-mudahan kami sekarang sedang berusaha memohon bantuan terhadap perusahaan, terutama perusahaan pelat merah ada kontribusi jasa lingkungan,” ucapnya. (Dindin Hasanudin)*


Sekilas Info

Destinasi Wisata di Provinsi Banten untuk Liburan Akhir Tahun

BINGUNG liburan akhir tahun nanti pergi berwisata kemana? Nah, bagi anda yang masih bingung, yuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *