Rabu, 26 September 2018

Puluhan Ribu Warga Cilegon Idap Diabetes

CILEGON, (KB).- Sebanyak 22.996 orang warga Cilegon mengidap penyakit Diabetes Melitus, hal itu berdasarkan data ditahun 2017. Untuk itu , Dinas Kesehatan(Dinkes) Kota Cilegon meminta Masyarakat untuk tidak mengkonsumsi gula berlebihan. Hal itu dikatakan oleh Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular (Kasi PTM) Edi Suryadi,Kamis (15/2/2018). “Jumlah tersebut meliputi penyakit Diabetes Melitus(DM) Kering ataupun Basah,” katanya.

Menurutnya, ada dua faktor yang menyebabkan orang tersebut terkena penyakit DM, Pertama yaitu karena keturunan, yang Kedua yaitu karena Pola makan. “Faktor keturunan paling dominan atau genretika, hal itu bias dicegah apabila pola makan yang teratur, akan tetapi kalua pola makan salah bias timbul penyakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Ciri – Ciri orang yang terkena penyakit DM Basah yaitu, jika terkena paku atau ada luka di tubuhnya, luka tersebut akan memar dan infeksi, biasa orang yang berbadan gemuk mengidap penyakit DM Basah, dan Ciri – Ciri pengidap DM Kering yaitu, jika tubuh terkena luka akan lama sembuh ya dan menyebabkan memar lalu infeksi tetapi orang yang mengidap DM Kering berbadan kurus.

“Bukan berarti setiap orang yang berbadan gemuk atau kurus akan mengidap penyakit Diabetes tetapi ada tanda lainnya yaitu, sering haus, sering laper hawanya ingin makan atau ngemil, nah kalo sudah merasakan tanda seperti itu maka harus cepet di periksa gula darahnya,” tuturnya.

Guna mencegah penyakit DM,lanjut Edi, disarankan untuk tidak berlebihan mengkonsumsi makan atau minum yang mengandung kadar gulanya tinggi dan sesekali mengecek gula darah di apotek, puskesmas atau rumah sakit. “Jika sudah terkena Diabetes kami sarankan untuk mengkontrol pola makan, dan sering berolahraga di saat pagi hari dan sore hari sekitar jam 3 sore, dan kalaupun menggunakan gula, gula yang digunakan adalah gula yang rendah kalori,”ucapnya.

Terpisah, Kadinkes Cilegon Dr.Arriadna menyatakan, Diabetes mellitus adalah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah akibat gangguan sekresi insulin. Diabetes mellitus di sebut juga penyakit kencing manis.  Adanya kadar gula yang tinggi dalam air kencing dapat menjadi tanda-tanda gejala awal penyakit Diabetes melitus.

“Insulin adalah sejenis hormon yang di produksi oleh pankreas dan berfungsi untuk mengendalikan kadar gula dalam darah. Penurunan sekresi insulin biasanya di sebabkan oleh resistensi insulin dan kerusakan sel beta pankreas. Pada penderita penyakit Diabetes mellitus, tubuh pasien tidak dapat memproduksi atau tidak dapat merespon hormon insulin yang dihasilkan oleh organ pankreas.”

Kekurangan insulin membuat tubuh tidak mampu mengubah glukosa menjadi sumber energi bagi sel. Sehingga respon yang diterima tubuh adalah rasa lapar dan haus. Namun semakin banyak karbohidrat yang dimakan, maka akan semakin tinggi penumpukan glukosa dalam darah. Kondisi inilah yang kemudian di sebut sebagai penyakit gula atau penyakit kencing manis atau Diabetes mellitus, ungkapnya. (HS)***


Sekilas Info

Kejari Kota Cilegon Diteror Ancaman Bom

CILEGON, (KB).- Kantor Kejari Cilegon mendapat teror ancaman bom lewat pesan singkat, Selasa (25/9/2018). Tim …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *