Puluhan Relawan Ikut Program Kampung Alquran

LEBAK, (KB).- Sebanyak 70 relawan penghafal Alquran mengikuti program gerakan Kampung Alquran selama 25 hari. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 12 kampung tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Cimarga dan Kecamatan Muncang.

Asisten daerah (Asda) 1 Pemkab Lebak Alkadri mengatakan, Pemkab Lebak sangat mendukung program tersebut. Pihaknya berterima kasih dengan adanya relawan penghafal Alquran di Kabupaten Lebak. Kegiatan ini semoga dapat memotivasi masyarakat untuk lebih dekat dengan Alquran dan memuliakannya.

“Program Gerakan Kampung Alquran sangat sejalan dengan program Magrib Mengaji yang sedang digalakan Pemkab Lebak,” kata mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) ini, Ahad (7/7/2019).

Menurut dia, suksesnya gerakan Magrib Mengaji tidak hanya berpijak dari pendekatan struktural saja, seperti melalui regulasi dan insentif. Namun, yang menjadi lebih penting adalah bagaimana Magrib Mengaji ini dapat menjadi gerakan kultural yang membumi di tengah-tengah masyarakat.

“Sekali lagi, kami sangat mengapresiasi para relawan berasal dari gabungan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta sudah berinisiasi melaksanakan kegiatan pengembangan masyarakat berbasis Alquran,” katanya.

Sementara, salah seorang relawan Alquran dari Institut Ilmu Alquran Jakarta, Hibatul Muala mengungkapkan, kegiatan yang diikutinya merupakan pengabdian untuk menyebarluaskan dan mengajarkan penghafalan Alquran.

“Semoga apa yang kita ajarkan kepada masyarakat bermanfaat dengan mengetahui metode cara cepat menghafal Alquran,” ucapnya.

Cara cepat menghafal Alquran, kata dia, dapat menggunakan metode bagdadi. Sebuah metode tersusun yang artinya metode yang tersusun secara berurutan dan merupakan sebuah proses ulang. “Kita lebih kenal dengan sebutan alif, ba, ta. Metode ini paling pertama berkembang di Indonesia,” tuturnya. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here