Rabu, 20 Juni 2018

Puluhan Pemilik Tiket Gagal Nonton Laga Perserang-Persib

SERANG, (KB).- Puluhan calon penonton laga persahabatan antara Perserang-Persib gagal masuk stadion Maulana Yusuf, padahal mereka telah mengantungi tiket. Akibatnya, mereka hanya ngomel-ngomel di depan pintu masuk.

“Pintunya ditutup, percuma beli tiket juga,” kata Wawan, salah seorang calon penonton, Kamis (1/3/2018) sore. Wawan mengaku membeli tiket dari seseorang yang datang ke kantornya. Meski di tiket tertera RP 30 ribu, namun demi mendapat selembar kertas tersebut ia harus merogoh kocek Rp 60 ribu.

“Kemarin harganya masih Rp 50 ribu, tapi hari ini naik menjadi Rp 60 ribu,” katanya. Ia mengaku kecewa, sebab tiket tersebut tidak bisa digunakan. Padahal, ia datang jauh-jauh dari Kota Cilegon bersama belasan teman sekantornya.

Panitia memberi solusi, yakni mengganti tiket denga  uang. Namun Iwan dan kawan-kawan menolak, sebab sudah kecewa. “Ini bukan soal uang, tapi soal hasrat ingin melihat langsung para pemain Persib.  Uang mah tidak seberapa,” ujarnya, seraya berbalik menuju tempat parkir kendaraan.

Kekecewaanyang sama juga diakui Tina, seorang pelajar sebuah SMAN di Kota Serang. “Sepertinya saya datang terlambat. Pintunya sudah ditutup. Saya menunjukkan tiket ke panitia, tapi katanya sudah penuh,” ujar Tina.

Meski sudah merengek dan bersedia menonton dari pinggir lapangan, tanpa harus duduk di kursi penonton, panitia tetap melarang Tina masuk. “Kecewa banget pastinya. Padahal, saya sudah gembor-gembor ke teman mau nonton Persib,” katanya.

Sementara itu, Edi seorang penonton asal walantaka mengaku memiliki ticket pertandingan namun tetap tidak bisa masuk. Lalu edi memaksa untuk masuk kedalam stadion namun terkena pukulan oknum petugas yang sedang melakukan pengamanan. (Rizqi)***


Sekilas Info

Jelang Porprov V Banten, Peserta Pertanyakan ”Handbook”

TANGERANG, (KB).- Peserta pada pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) V Banten menanyakan kesiapan handbook atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *