Rabu, 26 September 2018

Puluhan Pelajar Kecanduan Narkoba

CILEGON, (KB).- Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Cilegon telah mengungkap 43 kasus narkotika dan obat-obatan (narkoba) sejak Juni hingga Desember 2017. Dari puluhan kasus ini, 41 di antaranya dilakukan oleh pelajar mulai tingkat SMP hingga SMA sederajat. Dari keterangan BNNK Cilegon, jumlah pengungkapan kasus terdiri dari 1 orang pecandu morfin, 2 orang pengguna tembakau gorilla, 3 orang pengguna sabu-sabu,dan 35 orang pecandu tramadol heximer.

Plh Kasi Berantas pada BNNK Cilegon Sri Ekowati mengatakan, saat ini sebanyak 15 orang dari 43 kasus sedang menjalani rehabilitasi. “Kami sudah merehab 15 orang pelaku. Rehab kami lakukan di kantor lama, tidak dipungut biaya. Malahan kami yang memberikan mereka uang Rp 50.000 per orang,” katanya, Jumat (9/2/2018). Sementara 28 orang lainnya, tutur dia, tidak meneruskan proses rehabilitasi. Mereka hilang tanpa jejak dan keterangan, sehingga sulit untuk dideteksi. “Sisanya kabur. Saat didatangi tepat tinggalnya, sudah tidak ada,” ujarnya.

Sri menuturkan, peredaraan narkoba di kalangan pelajar cukup mengkhawatirkan. Salah satu faktor penyebab banyaknya pelajar pengguna narkoba, karena harganya yang terjangkau. “Harganya cukup murah, sehingga mudah bagi pelajar untuk membelinya. Jenis tramadol misalnya, itu hanya puluhan ribu rupiah. Untuk itu, saya meminta peran serta Dinkes dan BPOM mengawasi cukup ketat keberadaan tramadol,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Cilegon AKBP Asep M Jaelani mengatakan, pada 2018 ini pihaknya telah merehab 4 orang pelaku narkoba. Dimana 2 orang di antaranya adalah R dan F, pengguna tramadol dan gorilla, siswi di salah satu SMKN Cilegon. Sementara 1 orang lagi merupakan limpahan dari Polres Cilegon yang positif menggunakan tramadol heximer. 1 pecandu lagi merupakan siswa SMP di Kota Cilegon. “Kami merehab 4 orang sejak Januari. Untuk target yang direhab di BNN Kota Cilegon sebanyak 25 orang,” tutur Asep. (AH)***


Sekilas Info

Kejari Kota Cilegon Diteror Ancaman Bom

CILEGON, (KB).- Kantor Kejari Cilegon mendapat teror ancaman bom lewat pesan singkat, Selasa (25/9/2018). Tim …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *