Selasa, 11 Desember 2018

Puluhan ODGJ dan Anjal Terjaring Razia

CILEGON, (KB).- Petugas gabungan Dinas Sosial (Dinsos) Cilegon dan Satpol PP Cilegon mengamankan 12 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan 11 anak jalanan (anjal) serta pengemis (gepeng), Kamis (1/3/2018). Mereka diamankan ketika dua OPD tersebut melakukan razia penyandang masalah kegiatan sosial (PMKS) di Jalur Protokol, Ciwandan dan Pulomerak.

Kepala Seksi Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Cilegon, Mamat mengatakan, 12 ODGJ diserahkan ke Yayasan Nurul Rohman, Sawah Luhur, Kasemen, Kabupaten Serang. Sementara, untuk gepeng akan dititipkan ke panti rehabilitasi di Cikerai, Kecamatan Cibeber. “Karena, kami tidak punya yayasan untuk mengurus ODGJ, akhirnya mereka kami titipkan ke Yayasan Nurul Rohman,” katanya, Kamis (1/3/2018).

Ia menuturkan, ODGJ dan gepeng merupakan salah satu permasalahaan sosial yang harus direspons Satpol PP dan Dinsos Cilegon. Terlebih, mereka sering terlihat di sepanjang Jalan Protokol Kota Cilegon, Ciwandan, dan Merak. “Jalan Protokol dan Merak yang paling banyak ditemui ODGJ, gepeng, dan anjal. Begitu juga di daerah Ciwandan,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Dalops Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Suroto mengungkapkan, keberadaan pihaknya pada razia tersebut, mendukung program Dinsos Cilegon. “Kami sifatnya mendukung, karena ini programnya Dinsos,” ujarnya. Pada kegiatan saat itu, Satpol PP Cilegon menurunkan 30 orang petugas. Razia tersebut, ucap dia, akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Cilegon. “Razia ini memang harus dilakukan secara berlanjut. Karena, ODGJ dan gepeng cukup meresahkan masyarakat Cilegon,” katanya. (AH)***


Sekilas Info

Kejari Kota Cilegon Tangani 3 Kasus Korupsi

CILEGON, (KB).- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon menangani 3 kasus korupsi selama 2018, di Lingkungan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *