Sabtu, 22 September 2018

Puluhan KPM PKH Desa Cibeureum Diberikan Penyuluhan Kesehatan dan Gizi

PANDEGLANG, (KB).- Puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Cibereum, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, mendapatkan penyuluhan tentang kesehatan dan gizi, Rabu (04/7/2018).

Penyuluhan tersebut merupakan bentuk pemenuhan hak bagi KPM PKH. Selain bantuan non tunai dari pemerintah, KPM PKH juga menerima bantuan dari segi finansial serta mendapatkan bimbingan dalam hal meningkatkan kemampuan menyeselasikan masalah secara mandiri.

Dalam siaran pers kepada kabar-banten.com, Pekerja Sosial Supervisor PKH Kabupaten Pandeglang, Diaz mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS) Kementerian Sosial.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan KPM dalam menyelesaikan masalahnya sendiri, tahu harus kemana serta bagaimana ketika mereka mendapatkan masalah, khususnya tentang Kesehatan dan Gizi. Sehingga sifatnya wajib dilaksanakan,” ujar Diaz.

Ia menambahkan, sebelum dilaksanakan di Kecamatan Banjar, kegiatan seperti ini sudah dilakukan di sejumlah kecamatan, seperti Keroncong, Karangtanjung, Labuan, Carita, Pagelaran, dan Cadasari. “Kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan hingga ke-35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang”, ujar Diaz.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Tati Suwagiharti menuturkan, sesuai arahan Kemensos, P2K2/FDS ini menjadi salah satu hak yang harus didapatkan oleh KPM PKH agar mereka mampu mandiri. “Dinsos Kabupaten Pandeglang menjalin kerjasama dengan Dinkes Kabupaten Pandeglang untuk mendukung keberhasilan program PKH tersebut,” ujarnya.

Kasi Jamsoskel Dinsos Provinsi Banten, Budi Darma berharap, kegiatan serupa bisa diinisiasi dan direplikasi pula oleh daerah lain. P2K2 merupakan bagian penting dalam meningkatkan pemahaman bagi KPM PKH sehingga derajat hidupnya lebih baik.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Dinsos Kabupaten Pandeglang, semoga hal ini menjadi stimulus untuk daerah-daerah lain yang berada di Provinsi Banten agar dapat berkolaborasi lintas sektoral guna mendukung jalannya program, baik PKH (APBN) ataupun Jamsosratu (APBD)”, ujar Budi.

Sementara itu, seorang KPM PKH asal Desa Cibereum, Kecamatan Banjar, Saroh, mengaku dirinya senang mendapatkan penyuluhan dan pengetahuan tentang Kesehatan dan Gizi.

“Saya sangat senang mendapatkan ilmu baru tentang kesehatan dan gizi, yang Insya Allah akan saya praktekan dalam kehidupan sehari-hari khususnya kepada anak dan suami. Selain itu, saya merasa terhibur dengan mengikuti kegiatan ini”, ujar Saroh. (KO)*


Sekilas Info

Pileg 2019, Caleg Siap Patuhi Rambu Kampanye ‎

PANDEGLANG, (KB).- Sejumlah calon legislatif (caleg) Banten daerah pemilihan Pandeglang siap untuk mematuhi rambu atau larangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *