Puluhan Kartu KPM PKH di Kabupaten Serang Bermasalah

SERANG, (KB).- Puluhan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kartu anjungan tunai mandiri (ATM) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Serang mengalami masalah. Untuk itu, para pendamping mengajukan penggantian katu baru.

Koordinator PKH Kabupaten Serang Farhah Syibli menjelaskan, per hari ini (kemarin) sudah ada 60 KPM yang KKS-nya diajukan oleh pendamping untuk diganti baru. Kebanyakan permasalahannya KKS berupa kartu ATM yang dimiliki tertelan mesin, terblokir hingga ada yang hilang, sehingga pendamping KPM mereka mengajukan pengantian KKS terbaru.

“Pengajuan baru per hari ini Jumat (15/11/2019) sebanyak 60 KPM dengan kasus yang sama yaitu terblokir, hilang sampai tertelan mesin,” katanya kepada Kabar Banten.

Ia menjelaskan, masih banyaknya kasus tersebut dikarenakan warga atau KPM yang belum mahir dalam melakukan transaksi nontunai. Selain itu, faktor lain, yakni akibat mesin ATM yang mengalami masalah atau problem, sehingga mengakibatkan KKS tertelan.

Namun, dalam setiap transaksi biasanya pendamping melakukan pendampingan kepada KPM yang belum memahami.

“Ya pasti lah kalau PKH ada pendampingan. Makanya, dilaporkan dan diadvokasi hingga mendapat KKS pengganti,” ujarnya.

Selain itu, saat ini sudah ada 48 KPM yang mendapat KKS terbaru dari pengajuan sebelumnya. KPM tersebut berasal dari Kecamatan Pontang, Padarincang, Cikeusal, Ciomas, Baros, Waringinkurung, Ciruas, Lebakwangi, Mancak, dan Petir. Kasusnya pun hampir sama, yakni KKS KPM yang terblokir, tertelan, dan hilang.

“Sekarang juga sudah ada penyerahan KKS penganti (dari pengajuan penggantian sebelumnya) untuk kasus yang sama kepada 48 KPM PKH,” ucapnya.

Ia menuturkan, meskipun terjadi kasus KKS terblokir, bantuan untuk para KPM PKH tetap berjalan. Sebab, KPM masih bisa menggunakan buku tabungan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Kalau PKH tidak pernah tertunda bantuannya, walaupun kasusnya seperti ini. Soalnya masih bisa menggunakan buku tabungan untuk mendapatkan bantuan,” tuturnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here