Puluhan ASN Kabupaten Lebak Terjaring Razia

LEBAK, (KB).- Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak menggelar razia kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Lebak dan pegawai tidak tetap (PPT), Senin (11/11/2019). Dalam razia itu, petugas berhasil menjaring 22 ASN maupun PPT yang kedapatan keluyuran disaat jam kerja.

Pantauan Kabar Banten, para ASN maupun PTT yang terjaring petugas tidak bisa menunjukkan surat tugas dari pimpinan instansi tempatnya bekerja. Penyisiran dimulai di sekitar Jalan Sunan Kalijaga.

Di lokasi itu, satu persatu ASN baik perempuan maupun laki-laki ditemukan di waktu jam kerja berada di luar kantor tanpa membawa surat tugas dari pimpinan. Tak sedikit ASN menolak untuk dibawa.

Namun, berkat ketegasan petugas, ASN yang tak bisa menunjukkan surat tugas akhirnya satu persatu digiring petugas masuk ke mobil Dalmas guna pendataan. Puluhan ASN tersebut tidak dibawa ke kantor, melainkan hanya dilakukan pendataan dan selanjutnya dilaporkan ke masing-masing instansi terkait.

Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian (Opsdal) Dinas Satpol PP Lebak, Syahrohi mengatakan, kegiatan ini menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai. Petugas berhasil menjaring sebanyak 42 ASN, karena mereka tak bisa menunjukkan surat tugas dari instansinya.

“Mereka tidak membawa surat perintah tugas dari pimpinan, alias bolos di jam kerja. Kita data dan berikan pengarahan,” kata Syahrohi.

Menurutnya, tindakan pendataan bukan berarti mereka (ASN) bisa tenang. Sebab, data yang dimiliki selanjutnya akan diserahkan atau dilaporkan kepada pimpina di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, selanjutnya di Inspektorat guna ditindaklanjuti kedisiplinannya.

“Datanya kita laporkan ke pimpinan OPD masing-masing, yang selanjutnya bisa ditindak sesuai pelanggaran,” ucapnya.

Kepala seksi Intelijen Dinas Satpol PP Lebak Wahyudin menambahkan, selaku penegak Peraturan Daerah (Perda), maka wajib hukumnya untuk melakukan razia terhadap ASN yang bolos di jam kerjanya.

”Kita data, dan selanjutnya diharapkan para pegawai di lingkungan Pemkab Lebak agar bisa lebih disiplin lagi dalam menjalankan amanahnya sebagai ASN,” tuturnya.

Seorang ASN yang tertangkap petugas Dinas Satpol PP Lebak, yang namanya minta dirahasiakan mengaku alasan keluar kantor untuk menjemput anaknya yang bersekolah. ”Ya, ga ada yang jemput makanya saya jemput anak saya,” kilahnya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here