Kamis, 15 November 2018
Breaking News

PT KS dan Pemkot Bahas Lahan Alun-alun Kota Cilegon

CILEGON, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dan Manajemen PT Krakatau Steel (KS) menggelar pertemuan tertutup di Ruang Kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Sari Suryati, Selasa (24/10/2017). Kabarnya, pertemuan tersebut membahas perihal pelepasan aset lahan helipad untuk kepentingan pembangunan Alun-alun Kota Cilegon.

Diketahui sebelumnya, Pemkot Cilegon dengan PT KS telah menjalin MoU tentang penggunaan lahan helipad seluas 31.800 meter persegi untuk dijadikan Alun-alun Cilegon. Proyek yang dikerjakan pihak PT Pagar Alam selaku pemenang lelang tersebut, dilakukan dengan bekal anggaran bantuan Provinsi Banten Rp 24 miliar dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Cilegon 2017 Rp 7,8 miliar.

Pemkot Cilegon telah melakukan pembangunan infrastruktur alun-alun. Sementara, terkait pelepasan aset PT KS berupa lahan helipad untuk Pemkot Cilegon, masih dalam tahap pembahasan.  Pantauan Kabar Banten, rapat tertutup dihadiri Sekda Cilegon, Sari Suryati, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, serta Manager Security and General Affair PT KS, Iip Arief Budiman.

Seusai mengikuti rapat, Manager Security and General Affair PT KS,Iip Arief Budiman menuturkan, bahwa tidak ada persoalan berkaitan dengan penggunaan lahan helipad untuk pembangunan Alun-alun Kota Cilegon. “Ini sedang dikomunikasikan, Insya Allah bisa diselesaikan sesegera mungkin,” katanya.
Ia mengatakan, jika unsur Komisaris PT KS sudah menyepakati perihal pelepasan aset lahan helipad. Ini sesuai dengan kesepakatan yang telah terjalin antara kedua belah pihak. “Prinsipnya, kesepahamam sudah ada. Tinggal kami tunggu finalnya saja,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya tinggal menunggu proses ganti rugi. Nilainya sesuai hasil penilaian tim independen yang telah melakukan appraisal, yakni Rp 22 miliar. “Nilai itu sudah fiks, tidak ada tawar-menawar lagi. Kan hasil perhitungan pihak independen, apalagi telah ditetapkan DPRD. Setelah terjadi transaksi, maka lahan itu resmi milik Pemkot Cilegon” ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra menuturkan, proses pembayaran tinggal menunggu DPA dari Provinsi Banten. (AH)***


Sekilas Info

PMI Kota Cilegon ”Assessment” Sumber Air Ciporong

CILEGON, (KB).- Sebagai upaya pengurangan risiko bencana (PRB) pada perlindungan sumber air, Palang Merah Indonesia (PMI) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *