Proyek JLU Kota Cilegon Mundur Lagi

CILEGON, (KB).- Pelaksanaan proyek fisik pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) Kota Cilegon mundur lagi. Jika sebelumnya ditargetkan Mei 2018, tampaknya pembangunan infrastruktur jalan yang akan menghubungkan Kecamatan Cibeber dengan Kecamatan Grogol tersebut, mulur hingga Agustus- September mendatang. Penyebabnya cukup klasik, masih seputar pembebasan lahan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon, Nana Sulaksana mengatakan, tahapan pembebasan lahan terkendala data yurudis yang belum tuntas. “Kami terganjal masalah data yuridis, masih ada pemilik lahan yang belum diketahui pemiliknya. Kebanyakan, karena pemilik lahan diduga berdomisili di luar kota, jadi sulit ditelusuri,” katanya.

Permasalahan lain, tutur dia, adanya sejumlah warga yang tinggal di atas lahan negara. Ia menuturkan, tidak ingin gegabah untuk menertibkan mereka, ini berdasarkan pengalaman penertiban bangunan liar di Cikuasa Atas. “Kasus seperti Cikuasa Atas tidak ingin saya alami. Tapi, kalau tidak ditertibkan, mereka kan tinggal di lahan yang akan kami gunakan. Makanya, bingung,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya sedang berkonsultasi dengan Bagian Hukum Setda Pemkot Cilegon. Ia menuturkan, membutuhkan payung hukum untuk bisa dijadikan landasan dilakukan penertiban. “Saya sudah usulkan diterbitkan perwal, agar bisa menertibkan bangunan-bangunan liar itu. Pokoknya landasan hukum harus kuat, sebelum dilakukan aksi,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi memprediksi keterlambatan pembangunan fisik tidak akan berlangsung lama. Ia menilai, pembebasan lahan akan selesai di Agustus atau September 2018. “Itu tidak akan lama kok, harapannya sih Juli sudah selesai. Tapi, sepertinya rampung di Agustus atau September,” katanya.

Usai tahapan pembebasan lahan selesai, ujar dia, tahap pembangunan fisik bisa segera dilakukan. Namun, begitu, tidak langsung pada kegiatan betonisasi. “Tidak langsung dibeton lah. Pembukaan lahan dulu, lalu dilanjut dengan pengerasan jalan. Untuk betonisasinya barangkali di 2019 nanti,” ujarnya. (AH)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here