Proyek Jalan Sukajadi Disoal

PANDEGLANG, (KB).- Proyek betonisasi jalan poros Desa Sukajadi, Kecamatan Cibaliung dikeluhkan warga sekitar. Soalnya, betonisasi sepanjang 500 meter yang dikerjakan oleh CV Ibnu Farli dari APBD Pandeglang senilai Rp 330 juta melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang diselesaikan dua pekan lalu tersebut, selain berdebu juga sudah beberapa titik sudah mengalami retak.

Tokoh pemuda Desa Sukajadi Gin Kamawiguna menduga, pengerjaan proyek jalan beton di Kampung Sukajadi ini secara asal-asalan, tidak sesuai rencana. “Kalau kita lihat, pembangunannya seperti ditindak mengedepankan kualitas. Sebab, selain berdebu juga ada beberapa titik yang sudah retak,” kata Gin Kamawiguna saat ditemui di sekitar ruas jalan tersebut, Senin (9/9/2019).

Menurut dia, betonisasi yang dibangun melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) dinilai tidak sesuai rencana, akibat pelaksana kurang bertanggung jawab. “Jelas sangat disayangkan jika hasilnya seperti ini. Kalau hasilnya bagus, selain kuat jalan ini pasti tahan lama, sehingga masyarakat juga bisa memanfaatkan dengan waktu cukup lama,” ucapnya.

Untuk itu, pihaknya akan melaporkan pelaksana proyek ke Pemkab, agar hasil pekerjaan segera dievaluasi. “Tujuannya biar pekerjaannya dikerjakan sesuai rencana. Jika pun tidak sesuai, paling tidak agar tidak merugikan negara,” katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Camat Cibaliung Jaya Sumarna berjanji akan melakukan pengecekan ke lapangan agar mengetahui kondisi sebenarnya. “Nanti kita cek dulu, kita lihat seperti apa kondisinya,” tuturnya. Sementara perwakilan pihak pelaksana belum bisa dimintai keterangan dan di lokasi proyek kondisinya sepi. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here