Rabu, 19 Desember 2018

Proyek Jalan Ke Arena Asian Games Semrawut, Penjabat Bupati Tangerang Panggil Kontraktor

TANGERANG, (KB).- Perhelatan Asian Games untuk mata lomba penthatlon modern yang bakal digelar di arena kawasan sekitar Adria Pratama Mulya (AMP) Desa Tapos Kecamatan Tigaraksa Tanggerang, tinggal menghitung hari. Namun, prasarana transportasi menuju arena lomba yakni di  Jl. Pemda  ruas Bojong Cikupa-Bugel Tigaraksa, masih terlihat semrawut. Dikhawatirkan persoalan ini akan menurunkan citra kurang bagus di mata internasional, khususnya atlet-atlet Asian Games yang berlaga di Tangerang.

Atas kondisi seperti itu, Penjabat Bupati Tangerang, Komarudin menegaskan, pihaknya bakal menegur kontraktor maupun pemilik proyek di ruas jalan dimaksud. “Kami pasti tegur kontraktor yang abai terhadap kerapihan  infrastruktur menuju arena penthatlon,”ujar Komarudin dalam diskusi bulanan dengan kalangan pers di Sekretariat PWI Kabupaten Tangerang, di Tigaraksa, Rabu (08/08/2018).

Pantauan Kabar Banten, beberapa titik ruas jalan utama menuju pusat pemerintahan di ibu kota Tigaraksa itu masih  tampak terdapat galian dan pengerjaan konstruksi jalan. Kesemrawutan akibat pengerjaan proyek di titik kawasan Bojong misalnya, masih ditambah dengan kerusakan taman, dan lubang bekas  galian kabel diduga milik PLN.

Komarudin berjanji segera mengumpulkan pemilik proyek maupun kontraktor. “Kamis besok saya panggil kontraktornya, PLN atau yang berkepentingan dengan utilitas di ruas jalan itu. Kita nanti bahas solusinya bagaimana,” jelasnya.

Dikatakan, ruas jalan ke arah arena lomba memang dibenahi dengan biaya Rp 2,45 miliar berasal dari dana coorporoate social responsibility (CSR), ditambah APBD Kabupaten Tangerang dan kucuran biaya Provinsi Banten.

“Pembenahan infrastruktur ini kita tuntaskan beberapa hari sebelum perlombaan dimulai. Tentu jadwal pengerjaan proyeknya juga tak boleh terganggu. Untuk itu saya tawarkan dua opsi, berhenti sementara atau terus berlanjut denga  sarat ditutup menggunakan seng dan dilapisi spanduk Asean Games biar rapi dan ikut menyemarakan perhelatan olah raga ini,” imbuhnya.

Diinformasikan, para atlet penthatlon dari 14 negera peserta diarahkan oleh panitia pusat untuk menginap di Hotel Amaris Cikupa. Di kawasan Adria Pratama Mulya (AMP) Tapos, arena lomba, para atlet akan bertanding untuk cabang berkuda, menembak, memanah dan berenang.

Mereka berlomba selama dua hari pada 31 Agustus hingga 01 September di APM Tapos Tigaraksa ini. Dari hotel tempatnya menginap, mereka harus menempuh jarak sekitar 12 Km dengan melewati Jln. Pemda yang kini masih dalam pengerjaan itu.

Dua pejabat Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air Pemkab Tangerang, Sujatmiko dan Saiful, mengaku, ruas jalan ke sekitar arena sudah mengalami perbaikan. “Ruas Bugel-Bunderan Al Amjad relatif sudah rapi, demikian pula dengan ruas dekat arena di Adria Pratama Mulya di Tapos sudah kelar perbaikannya,” ungkap Saiful.

Sementara terkait pengamanan, Kabag Binamas Polres Kota Tangerang, Kompol Saludi, memastikan pihaknya sudah menyiapkan 163 personel untuk pengamanan selama digelar penthatlon Asean Games di Tapos. “Pengamanan bersifat tertutup dan terbuka. Kita juga siapkan 30 personel yang khusus menjalankan tugas pengawalan atlet, mulai dari titik berangkat di Amaris Citra Raya sampai lokasi lomba dan sebaliknya,”kata Saludi yang hadir mewakili Kapolres Kombes Sabilul Alif.(JK/KO)*


Sekilas Info

16 Ribu KTP-el di Kabupaten Tangerang Dimusnahkan

TANGERANG, (KB).- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang memusnakah belasan ribu Kartu Tanda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *