Proyek Fisik di Kabupaten Lebak Dilaksanakan Usai Pemilu

LEBAK, (KB).- Pengerjaan pembangunan proyek fisik di Kabupaten Lebak yang didanai Angggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 akan mulai dilaksanakan usai Pemilu 2019. Namun, kepastian pelaksanaannya masih menunggu hasil proses lelang atau tender.

“Setelah selesai Pemilu, pelaksanaan proyek fisik sudah bisa dilaksanakan. Tetapi, memang masih harus menunggu proses lelang terlebih dahulu,” kata Asisten daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Lebak Budi Santoso, Selasa (23/4/2019).

Menurutnya, pelaksanaan proyek fisik tertunda karena fokus pada suksesi Pemilu. Setelah selesai Pemilu, maka tentunya fokus kembali pada pekerjaannya, khususnya dalam proses kegiatan pembangunan fisik berbagai infrastruktur di Kabupaten Lebak.

“Pekan ini, masa Pemilu serentak sudah lewat dan berjalan sukses. Sehingga, kita tinggal fokus pada pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan fisik yang didanai APBD, dan harus dilakukan secepatnya,” katanya.

Meski demikian, kata dia, selama Pemilu pekerjaan lainnya seperti tugas pemerintahan tetap berjalan normal. Sehingga, sebelum Pemilu serentak dilakukan pun, tugas-tugas yang berkaitan dengan pemerintahan tidak boleh tertunda. Namun, khusus pekerjaan yang berkaitan pembangunan fisik, sempat tertunda karena menghadapi Pemilu.

“Roda pemerintahan tetap berjalan normal, termasuk mendorong agar Pemilu serentak tetap sukses,” ujarnya.

Dahulukan kepentingan rakyat

Sementara dihubungi terpisah, Wakil Ketua III DPRD Lebak Yanto mengaku setuju jika pascaPemilu serentak selesai, proses pembangunan fisik yang didanai APBD tahun ini harus segera berjalan normal. Apalagi, pembangunan fisik tersebut berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Kalau saya lebih setuju yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat agar bisa didahulukan,” harap Yanto. (Lugay/PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here