Proses PAW DPRD Kota Serang Tunggu SK Gubernur

SERANG, (KB).- Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kota Serang dari Partai Hanura, tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Wahidin Halim. Diharapkan SK tersebut segera diterima, agar pelantikan bisa segera dilakukan.

Sekretaris DPRD Kota Serang Moch Ma’mun Chudari mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan mekanisme pergantian secara bertahap. Hingga selanjutnya, pihaknya melayangkan surat kepada Gubernur Banten melalui Wali Kota Serang Syafrudin.

“Kami hanya administraitif, bahkan penjemputan surat dari gubernur juga itu dari bagian pemerintah pemkot,” katanya, Sabtu (11/1/2020).

Setelah SK dari Gubernur diterima, ujar dia, selanjutnya akan ditembuskan kepada KPU Kota Serang, DPRD Kota Serang, Pengadilan Negeri Serang, serta KPUD Provinsi dan pusat. Kemudian, pimpinan DPRD akan meminta Badan Musyawarah (Bamus) membuat agenda pelantikan.

“Proses pelantikannya sama dengan anggota yang lain, karena ini anggota PAW, maka cukup dipandu oleh ketua DPRD sebagai pemandu sumpahnya,” ucapnya.

Menurut informasi yang diterima, tutur dia, SK Gubernur tersebut, akan keluar pada Sabtu (18/1/2020) mendatang. Namun, informasi tersebut masih bisa berubah, karena tidak ada aturan yang mengatur batas waktu proses PAW.

“Kalau dari limit waktu, bahwa itu harus diganti tidak ada,” tuturnya.

Sekretaris DPD Hanura Kota Serang Aminudin membenarkan, jika saat ini tahapan PAW tersebut, tinggal menunggu SK Gubernur. Ia berharap, SK tersebut, bisa segera turun dan dilaksanakan pelantikan.

“Calon yang diajukan itu suara terbanyak nomor urut dua Marta Mulya di dapil empat Walantaka dan Curug,” katanya.

Calon pengganti yang diajukan tersebut, ujar dia, sesuai dengan AD/RT partai dan PKPU. Bahkan, calon yang diajukan sudah mendapat restu dan rekomendasi dari DPP Hanura.

“Insyaallah target kami terkejar akhir Januari ini, pokoknya bulan Januari ini,” ucapnya.

Ia berharap, calon anggota PAW yang merupakan satu-satunya perwakilan dari Hanura di Kota Serang bisa aspiratif dan bisa bekerja dengan baik mewakili daerah pilihnya.

“Harapannya aspiratif, bekerja dengan baik, dan dekat dengan masyarakat,” tuturnya.

Diketahui, satu-satunya anggota DPRD dari Hanura yang tergabung dalam Fraksi PDI Perjuangan Baijuri meninggal dunia pada Jumat (1/11/2019) lalu, di RS Sari Asih Serang. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here