Progres Infrastruktur Lampaui Target

PANDEGLANG, (KB).- Memasuki lima tahun terakhir kepemimpinan Irna Narulita-Tanto Warsono Arban, tercatat progres pembangunan infrastruktur melampaui target. Meski demikian, pemerintah mengakui masih ada sekitar 30 persen jalan yang perlu untuk ditingkatkan.

Hal tersebut dikatakan Sekda Pandeglang Pery Hasanudin saat jumpa pers di Ruangan Comand Center Setda Pandeglang, Kamis (23/1/2020).

Pery menjelaskan, berdasarkan catatan progres hasil pembangunan bidang infrastruktur telah mencapai target. Sebab, dari total ruas jalan yang ditargetkan awal dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2019 sepanjang 150 kilometer, realisasinya mencapai 230 kilometer.

”Termasuk pada bidang Perumahan Kawasan Permukiman banyak progres pembangunan yang sudah direalisasikan. Di antaranya pembangunan paving block sepanjang 86 kilometer, betonisasi hampir 2,6 kilometer dan masih banyak kegiatan infrastruktur lainnya untuk kepentingan masyarakat,” kata Pery.

Ia menjelaskan, data secara umum pembangunan infrastruktur sudah tercapai target dan malah melebihi target yang dicanangkan dalam RPJMD. Tetapi memang kita akui masih ada sekitar 30 persen jalan yang harus ditingkatkan.

“Kalau bicara secara keseluruhan kondisi jalan berdasarkan hasil analisa di Bappeda itu sudah mencapai 70 persen dan itu dikategorikan mantap. Artinya, keadaannya sangat baik. Meskipun kondisinya 30 persen masih terdapat kerusakan yang harus diperbaiki,” tuturnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Asep Rahmat mengatakan, hasil pembangunan infrastruktur jalan dari tahun 2016-2019 bisa dikategorikan mencapai target.

Sementara progres pembangunan jalan tahun 2016, dari target sepanjang 30 kilometer dan terealisasi 77 kilometer. Kemudian tahun 2017 yang ditargetkan 40 kilometer terealisasi 79 kilometer.

Sedangkan pada tahun 2018 dari target 40 kilometer yang dilaksanakan atau terealisasi 47 kilometer dan tahun 2019 ditargetkan 40 kilometer dan terealisasi 27 kilometer. Namun secara kumulatif, pembangunan jalan yang ditargetkan dalam RPJMD sepanjang 150 kilometer terealisasi 230 kilometer.

Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang, Didin mengatakan, capaian kinerja bidang perumahan pada program BSPS tahun 2016 mampu membangun 622 unit, tahun 2017 sebanyak 1.327 unit, tahun 2018 membangun 2.529 unit dan tahun 2019 membangun 2.744 unit. Untuk total pembangunan perumahan sebanyak 7.222 unit.

”Kemudian bidang permukiman membangun paving block dari tahun 2019 sebanyak 211,33 kilometer , betonisasi jalan sebanyak 35,36 kilometer, hotmix 83,71 kilometer. Untuk pengerasan jalan sepanjang 16,95 kilometer, lapen sepanjang 13,9 kilometer, drainase sepanjang 12,15 kilometer, dan untuk TPT sepanjang 25,65 kilometer,” tuturnya. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here